SEMARANG, Jatengnews.id – Jalur fungsional ruas Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo segmen Prambanan–Purwomartani resmi dibuka untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Kehadiran jalur sepanjang 12,23 kilometer ini menjadi opsi baru bagi pemudik yang berangkat dari wilayah Yogyakarta menuju Jawa Tengah hingga Jakarta.
Pembukaan jalur fungsional yang dikelola PT Jasamarga Jogja Solo ini mulai dioperasikan sejak Senin (16/3/2026) dan langsung dimanfaatkan ribuan kendaraan. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 3.565 kendaraan melintas di ruas tersebut.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pengoperasian jalur ini ditujukan untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak menumpuk di jalan nasional maupun titik-titik rawan kemacetan.
“Jalur fungsional ini diharapkan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari Yogyakarta menuju berbagai kota di Jawa Tengah hingga Jakarta, sehingga distribusi lalu lintas lebih merata,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026) malam.
Secara teknis, jalur fungsional Prambanan-Purwomartani diberlakukan satu arah dari Yogyakarta menuju luar kota. Operasionalnya dibatasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB, dan akan berlangsung selama periode mudik, yakni 16-29 Maret 2026.
Pengguna jalan dari arah Yogyakarta dapat langsung masuk melalui jalur ini dan keluar di Gerbang Tol Purwomartani untuk melanjutkan perjalanan menuju Klaten, Solo, Semarang, hingga Surabaya dan Jakarta.
Langkah ini dinilai strategis mengingat jalur arteri Yogyakarta-Klaten selama musim mudik kerap menjadi titik kemacetan akibat tingginya volume kendaraan.
Selain mengurai kepadatan, jalur fungsional ini juga diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan pemudik. Dengan adanya jalur langsung yang terhubung ke jaringan tol Trans Jawa, distribusi kendaraan tidak lagi terpusat di jalan nasional.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, menyebut pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek pendukung demi kelancaran operasional di lapangan.
“Pembukaan jalur ini diharapkan membantu mengurai kepadatan lalu lintas dari Jogja menuju berbagai kota. Kami berkomitmen memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama Lebaran,” kata Rudy.
Untuk mendukung kelancaran, pengelola bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Posko pantau juga disiagakan di titik strategis, yakni di gerbang tol Prambanan dan Purwomartani.
Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, termasuk batas kecepatan maksimal 40 km/jam di jalur fungsional, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi.
Selain itu, pemudik juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi Travoy atau menghubungi call center 133 untuk mendapatkan informasi terkini.
Dengan dibukanya jalur ini, diharapkan beban lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat lebih terkendali, khususnya di wilayah aglomerasi Yogyakarta dan sekitarnya. (03)



