SEMARANG, Jatengnews.id — Mobilitas masyarakat pada momentum Idul Fitri 1447 H di wilayah Daop 4 Semarang menunjukkan lonjakan signifikan. Selama dua hari Lebaran, 21–22 Maret, tercatat 125.265 penumpang menggunakan layanan kereta api.
Pada hari pertama Lebaran (21/3), jumlah penumpang mencapai 56.221 orang, sementara di hari kedua (22/3/2026) meningkat menjadi 69.054 orang.
Data ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman dan nyaman.
Berdasarkan rincian operasional, pada Sabtu (21/3) terdapat 25.056 penumpang berangkat dan 31.155 penumpang datang. Sementara pada Minggu (22/3), jumlahnya naik menjadi 33.771 penumpang berangkat dan 35.283 penumpang datang.
Puncak arus mudik sebelumnya terjadi pada Rabu (18/3) dengan total 60.108 penumpang*m, terdiri dari 27.704 penumpang berangkat dan 32.404 penumpang datang.
Secara kumulatif, selama periode 11–21 Maret, jumlah penumpang yang berangkat dari Daop 4 Semarang mencapai 246.875 orang, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama pada angkutan Lebaran tahun 2025.
Seiring dengan peningkatan jumlah penumpang, KAI juga menambah kapasitas layanan. Tercatat 372 perjalanan kereta api dioperasikan, meningkat 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total kapasitas tempat duduk mencapai 211.282 kursi, naik 4 persen dari tahun 2025.
Adapun sejumlah kereta api yang menjadi favorit masyarakat selama masa mudik antara lain Ambarawa Ekspres, Tawang Jaya, Kamandaka, Joglosemarkerto, dan Airlangga. Sementara tujuan terbanyak penumpang meliputi Pasar Senen, Surabaya Pasarturi, Gambir, dan Solo Balapan.
Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan seluruh perjalanan berjalan optimal di tengah lonjakan penumpang.
“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, lancar, dan tepat waktu. Seluruh petugas juga siaga untuk memastikan pelayanan tetap maksimal,” ujarnya.
Selain itu, peningkatan layanan di stasiun turut dilakukan, mulai dari penyediaan informasi, kebersihan, hingga pengaturan arus penumpang guna menjaga kenyamanan.
KAI juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.
Dengan tingginya animo masyarakat ini, kereta api kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu moda transportasi andalan selama masa Lebaran. (03)
