SOLO, Jatengnews.id – Hari ketiga pasca Idulfitri 1447 Hijriah, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Surakarta dipastikan tetap aman dan terkendali meski aktivitas warga meningkat.
Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, mewakili Kapolresta Catur Cahyono Wibowo, menyampaikan bahwa arus lalu lintas pada malam H+3 terpantau ramai, namun masih berjalan lancar.
“Secara umum kondisi di Kota Surakarta aman dan terkendali. Arus lalu lintas ramai, tetapi masih bisa berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Untuk mengantisipasi kepadatan, petugas disiagakan di sejumlah titik strategis seperti Ngarsopuro, Gladak, Pasar Gede, hingga jalur lingkar luar kota. Pengawasan dilakukan selama 24 jam, baik melalui pemantauan langsung, laporan petugas, maupun CCTV terintegrasi.
Selain itu, sejumlah pos pengamanan dan pelayanan ditempatkan di titik vital, seperti kawasan Patung Keris, Terminal Tirtonadi, Paragon, hingga Jurug, dengan pusat kendali di Benteng Vastenburg.
Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026 yang melibatkan berbagai satuan tugas.
Di sisi lain, peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran turut menjadi perhatian. Meski volume kendaraan meningkat di beberapa titik, tidak ditemukan kemacetan berarti.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kami mengajak pengguna jalan untuk saling menghormati dan bersabar agar tidak memicu kecelakaan,” tegasnya.
Sementara itu, arus balik diperkirakan mulai terjadi pada H+5 hingga H+7 Lebaran menuju kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.(02)
