
SEMARANG, Jatengnews.id – PLN UP2D Jawa Tengah sukses menjaga keandalan pasokan listrik tetap aman dan terkendali demi memastikan kenyamanan masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sistem kelistrikan Jawa Tengah yang terinterkoneksi dengan Sistem Jamali mencatat Daya Mampu Pasok sebesar 7.203 MW dengan Beban Puncak 4.697 MW, sehingga menghasilkan surplus daya sebesar 34,79%.
Sementara itu, PLN juga memastikan empat sistem isolated di Kepulauan Karimunjawa—meliputi Pulau Karimunjawa, Parang, Genting, dan Nyamuk—dalam kondisi aman. Wilayah tersebut memiliki total Daya Mampu Pasok 2.550 kW dengan Beban Puncak 1.238 kW serta cadangan operasi (HOP) lebih dari 20 hari.
Pada malam Idul Fitri 2026, PLN memproyeksikan sistem kelistrikan tetap andal dengan perkiraan Beban Puncak sebesar 3.866 MW. Angka ini menunjukkan sistem mengalami surplus dengan cadangan daya mencapai 46,33% atau setara 3.337 MW.
Keberhasilan ini berpijak pada kesiapan sumber daya yang optimal. PLN mengerahkan total 3.888 personel, yang terdiri dari 448 pegawai PLN serta 3.440 Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja. Untuk mendukung mobilitas, PLN menyiagakan 268 unit peralatan, 284 unit mobil, 403 unit motor operasional, serta menyediakan material cadangan gangguan dalam jumlah yang memadai.
Strategi Pengamanan dan Layanan Publik
Sebagai bagian dari strategi pengamanan, PLN menyiagakan berbagai titik posko keandalan, antara lain: 86 Posko Siaga Distribusi, 2 Posko Siaga PLN Electricity Services, 11 Posko Siaga Icon+ dan 19 Posko Siaga di jalur mudik dan lokasi wisata.
PLN juga memberikan pengamanan khusus pada 296 lokasi VVIP/VIP yang mencakup kantor pemerintahan, masjid, serta pusat kegiatan masyarakat. Guna mendukung ekosistem kendaraan listrik, PLN Jawa Tengah menyediakan 305 unit SPKLU di 192 lokasi, termasuk 79 unit SPKLU yang tersebar di 24 rest area sepanjang Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah.
PLN UP2D Jawa Tengah terus memperkuat koordinasi dengan stakeholder terkait seperti BPBD, Basarnas, Damkar, TNI, dan Polri untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. Tim di lapangan melakukan upaya mitigasi risiko secara intensif demi menjaga pasokan listrik tetap optimal.
Melalui kesiapan sistem, personel, dan infrastruktur yang mumpuni, PLN UP2D Jawa Tengah memastikan pasokan listrik tetap andal sepanjang perayaan Idul Fitri. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan momen penuh kebahagiaan dengan nyaman tanpa gangguan. (01).