
SEMARANG, Jatengnews.id – Mudik Lebaran kembali menjadi momen pergerakan massa terbesar di Indonesia.
Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat, PT Pertamina (Persero) menghadirkan program Bareng-Bareng Mudik 2026 dengan mengusung tema Energi untuk Melangkah Penuh Harapan, Sabtu (28/03/2026).
Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menjadi alternatif transportasi untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, tetapi juga merupakan wujud komitmen keberlanjutan perusahaan.
“Melalui penggunaan transportasi massal, Pertamina turut berkontribusi dalam menekan emisi serta mendukung gerakan hemat bahan bakar yang digaungkan pemerintah, ” katanyam
Program mudik ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun sebagai bentuk apresiasi Pertamina kepada masyarakat. Tahun ini, Pertamina menyediakan 23 destinasi mudik yang mencakup jalur utama Pantura, jalur tengah, dan jalur selatan. Sebanyak 157 armada bus disiapkan, terdiri dari 132 bus untuk arus mudik dan 25 bus untuk arus balik.
“Tidak hanya melayani keberangkatan, Pertamina juga menghadirkan layanan arus balik gratis dari empat kota, yaitu Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Rinciannya, arus balik dari Surabaya diikuti 185 peserta dengan 5 bus, Semarang 335 peserta dengan 9 bus, Yogyakarta 339 peserta dengan 9 bus, serta Cirebon 110 peserta dengan 3 bus. Seluruh peserta akan diberangkatkan menuju satu titik akhir di Pool DAMRI Cawang, Jakarta,” jelasnya.
Secara keseluruhan, program ini melayani lebih dari 4.400 pemudik pada arus mudik dan lebih dari 978 pemudik pada arus balik.
Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan, Pertamina menghadirkan Dedicated Support System berbasis WhatsApp yang memungkinkan pemantauan posisi bus secara real-time serta penanganan cepat terhadap kondisi darurat.
Selain itu, setiap peserta mendapatkan starter pack berupa kaos, tote bag, dan perlengkapan perjalanan, serta fasilitas makan pagi, siang, dan malam selama perjalanan.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan seperti difabel, lansia, ibu hamil, dan balita. Pertamina menyediakan fasilitas kursi roda serta pendampingan oleh Liaison Officer (LO) guna memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman.
Seluruh armada bus yang digunakan telah melalui pengecekan fisik menyeluruh, termasuk pemeriksaan kesehatan pengemudi. Bus juga dilengkapi dengan GPS dan kotak P3K untuk menunjang keselamatan selama perjalanan.
Melalui program ini, Pertamina ingin memastikan bahwa setiap energi yang diberikan dapat menjadi penggerak harapan bagi para pemudik untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Program ini juga melibatkan berbagai lini bisnis Pertamina, seperti sektor ritel, pelumas, serta layanan asuransi, guna memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan,” imbuhnya. (03)