30 C
Semarang
, 30 Maret 2026
spot_img

PLN Pastikan Listrik Andal Saat Salat Idulfitri 1447 H di Seluruh Indonesia

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan secara maksimal guna memastikan sistem kelistrikan tetap stabil, khususnya pada momen penting seperti Salat Idulfitri.

JAKARTA, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) berhasil menjaga keandalan pasokan listrik nasional selama pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung pada Sabtu (21/3/2026).

Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kelancaran ibadah serta aktivitas masyarakat sepanjang periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan secara maksimal guna memastikan sistem kelistrikan tetap stabil, khususnya pada momen penting seperti Salat Idulfitri. Upaya ini juga sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian ESDM agar layanan listrik tetap optimal selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

“Idulfitri merupakan momen kebersamaan yang sangat berarti. Oleh karena itu, PLN berkomitmen penuh menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat beribadah dan berkumpul dengan nyaman,” ujar Darmawan.

Ia menjelaskan, sistem kelistrikan nasional didukung oleh kapasitas daya mampu pasok sebesar 51,37 gigawatt (GW), dengan beban puncak mencapai 34,77 GW. Kondisi ini menunjukkan adanya cadangan daya yang cukup besar untuk menjaga keandalan listrik.

PLN juga memastikan status siaga kelistrikan akan terus berlangsung hingga 31 Maret 2026, dengan seluruh unit kerja tetap fokus menjaga kinerja sistem secara optimal.

Sebanyak 4.429 lokasi prioritas menjadi perhatian khusus selama Idulfitri, meliputi 2.044 tempat ibadah, 706 titik transportasi, 439 pusat keramaian, 426 pusat perbelanjaan, dan 814 rumah sakit. Seluruh lokasi tersebut terpantau aman tanpa gangguan kelistrikan.

Petugas _dispatcher_ siaga 24 jam memantau keandalan operasi sistem kelistrikan di ruang Distribution Control Center (DCC) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Nusa Tenggara Barat untuk mendukung aktivitas masyarakat berjalan lancar dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. (Foto : Dok PLN)
Petugas _dispatcher_ siaga 24 jam memantau keandalan operasi sistem kelistrikan di ruang Distribution Control Center (DCC) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Nusa Tenggara Barat untuk mendukung aktivitas masyarakat berjalan lancar dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. (Foto : Dok PLN)

“Kami terus melakukan pemantauan intensif agar seluruh aktivitas masyarakat selama Idulfitri berjalan lancar tanpa kendala listrik,” tambahnya.

Di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), kondisi sistem kelistrikan juga dilaporkan dalam keadaan prima. Pada sistem Lombok, beban saat Salat Idulfitri mencapai 326 MW dengan daya mampu 380 MW, menyisakan cadangan sebesar 54 MW. Sementara di sistem Tambora, beban puncak tercatat 139 MW dengan daya mampu 188 MW, sehingga tersedia cadangan 49 MW.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa cadangan daya tersebut memastikan kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi selama perayaan.

“Kondisi sistem kelistrikan di NTB sangat mencukupi untuk mendukung seluruh aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan Salat Idulfitri,” ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyatakan bahwa sistem kelistrikan berjalan optimal selama perayaan.

“Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung lancar, didukung oleh sistem kelistrikan yang stabil dan cadangan daya yang memadai,” ungkapnya.

Sementara itu, di wilayah Banten, PLN juga sukses menjaga keandalan listrik sejak malam takbir hingga pelaksanaan Salat Idulfitri.

General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyebut kesiapsiagaan sejak awal masa siaga RAFI menjadi kunci keberhasilan tersebut.

“Masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat tanpa gangguan listrik,” katanya.

Apresiasi turut datang dari Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Ia menilai kesiapan PLN memberikan kontribusi besar terhadap kenyamanan masyarakat dalam beribadah.

“Kami sangat mengapresiasi upaya PLN dalam menjaga keandalan listrik, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” tutupnya. (ADV)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN