Beranda Daerah Mahasiswi Unissula Diduga Jadi Korban Pelecehan, Kasus Diselesaikan Lewat Mediasi

Mahasiswi Unissula Diduga Jadi Korban Pelecehan, Kasus Diselesaikan Lewat Mediasi

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unissula, Achmad Amirfulloh, mengatakan pihak kampus telah mempertemukan korban dan pelaku sehingga tercapai kesepakatan damai.

Konferensi pers kasus dugaan pelecehan di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Rabu (1/4/2026).
Konferensi pers kasus dugaan pelecehan di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Rabu (1/4/2026).(Foto:Kamal)

SEMARANG, Jatengnews.id – Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang menyatakan telah melakukan mediasi terkait dugaan pelecehan yang menimpa seorang mahasiswinya oleh seniornya yang menjabat sebagai Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), berinisial LT.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unissula, Achmad Amirfulloh, mengatakan pihak kampus telah mempertemukan korban dan pelaku sehingga tercapai kesepakatan damai.

“Dengan adanya perdamaian antara kedua belah pihak dan pencabutan laporan ke Polda maka perkara tersebut sudah selesai,” ujar Amirfulloh dalam konferensi pers di Unissula, Rabu (1/4/2026).

Mediasi dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2026, setelah pihak universitas meminta keterangan dan melakukan klarifikasi dari kedua belah pihak. Dari hasil pertemuan ini, korban disebut telah mencabut laporan yang sebelumnya dibuat di Polda.

Meski kasus dinyatakan selesai, Amirfulloh menegaskan pihak universitas belum mengetahui detail kasus secara lengkap dan saat ini fokus pada perdamaian.

“Memang perlu saya garis bawahi, media dalam hal ini kami belum mendapatkan keterangan dari kedua belah pihak, jadi memang ini perlu kami gali,” katanya.

Sementara itu, korban masih mengalami trauma dan berada dalam pendampingan psikologis. Saat ini Jatengnews.id tengah berupaya menghubungi pihak pendamping korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.(02)

Exit mobile version