KARANGANYAR, Jatengnews.id — Para pelopor dan pendiri Pemuda Pancasila di Kabupaten Karanganyar menggelar pertemuan sederhana untuk mempererat kembali tali persaudaraan, Selasa (31/3/2026) malam.
Salah satu pelopor sekaligus mantan ketua pertama, Raden Mas Sasetyo Hartawan, menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali para pendiri yang dahulu merintis organisasi.
“Sekarang sebagian besar sudah tidak seaktif dulu karena faktor usia. Tetapi kami ingin kembali menyatukan ikatan persaudaraan dan kebersamaan yang sempat terurai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemuda Pancasila di Karanganyar mulai dirintis sekitar tahun 1994. Pada masa awal, organisasi tersebut menghadapi berbagai tantangan untuk bisa berdiri di tengah organisasi kepemudaan lain yang lebih dulu ada.
Sasetyo juga menceritakan awal dirinya dipercaya menjadi ketua. Meski tidak memiliki keinginan, ia akhirnya menerima amanah tersebut atas dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, keterbatasan finansial menjadi tantangan utama di masa awal. Seluruh kegiatan dijalankan secara mandiri dengan semangat gotong royong para anggota.
“Waktu itu benar-benar tidak ada uang. Semua operasional dilakukan secara mandiri, bahkan banyak yang menggunakan biaya pribadi,” ungkapnya.
Berkat perjuangan tersebut, organisasi akhirnya berkembang dan dikenal luas di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sasetyo juga berpesan kepada generasi muda agar tetap menjaga nilai persaudaraan dan tidak semata-mata berorientasi pada materi.
Ia berharap generasi muda tetap menjunjung kejujuran, ketulusan, dan semangat kebersamaan agar organisasi terus memberikan manfaat bagi masyarakat.(02)
