32.7 C
Semarang
, 5 April 2026
spot_img

Konten Kreator Meninggal Terseret Arus Sungai Tuntang, Ditemukan Usai Pencarian Intensif

Peristiwa ini bermula ketika warga melihat sepeda motor milik korban terparkir di bantaran tanggul Sungai Tuntang, Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo.

DEMAK, Jatengnews.id — Arus deras Sungai Tuntang menyeret seorang konten kreator bernama Nurul Huda (33) tahun hingga tenggelam pada Jumat (3/4/2026). Warga Dukuh Kroya, Desa Gebang Arum, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak tersebut diduga hilang saat berada di tanggul sungai.

Peristiwa ini bermula ketika warga melihat sepeda motor milik korban terparkir di bantaran tanggul Sungai Tuntang, Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo. Warga mulai curiga lantaran pemilik kendaraan tidak kunjung kembali hingga malam hari. Saat memeriksa kendaraan, warga menemukan identitas korban di dalam jok motor dengan kunci yang masih menempel.

“Warga curiga karena motor korban masih terparkir sejak sore, tetapi orangnya tidak terlihat. Setelah mengecek, kami menemukan identitas di dalam jok,” ujar salah satu warga setempat.

Pihak keluarga dan pemerintah desa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak pada Sabtu (4/4/2026) pukul 06.13 WIB.

Berdasarkan laporan, korban semula tengah membuat konten di sekitar tanggul sungai saat debit air sedang tinggi. Arus yang sangat deras menjadi faktor utama yang menghanyutkan korban.

“Kami menduga korban sedang membuat konten di tanggul sungai. Namun, karena arus sangat deras, air menyeret korban hingga tenggelam,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono, saat menghubungi media.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Demak, Basarnas Pos Jepara, Polsek Bonang, Koramil Bonang, tenaga kesehatan, relawan, serta warga setempat segera menggelar Operasi Pencarian dan Pertolongan (Opsar). Tim menyisir aliran sungai menggunakan perahu bermotor dan peralatan keselamatan lengkap.

Meski menghadapi kendala arus deras, tim akhirnya membuahkan hasil dalam upaya pencarian tersebut. Tim SAR menemukan jenazah korban pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.45 WIB.

“Tim melakukan pencarian sejak pagi dengan menyisir aliran sungai, dan kami berhasil menemukan korban pada pukul 09.45 WIB,” jelas Agus.

Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan sejumlah armada, di antaranya mobil rescue BPBD Demak, armada Basarnas Pos Jepara, serta dua unit perahu karet. Agus Sukiyono menegaskan bahwa sinergi lintas instansi dan partisipasi masyarakat memperlancar seluruh proses pencarian.

“Sinergi tim gabungan dan dukungan masyarakat di sekitar lokasi kejadian membuat operasi pencarian ini berjalan lancar,” pungkasnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN