KARANGANYAR, Jatengnews.id — Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp1,17 miliar kepada sejumlah kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto didampingi Wakil Bupati Adhe Eliana, Senin (6/4/2026).
Bantuan yang diberikan berupa program Insentif Pengembangan Pertanian (IPA) yang difokuskan untuk mendukung kegiatan budidaya dan pengembangan usaha tani. Besaran bantuan yang diterima tiap kelompok berbeda, menyesuaikan kebutuhan serta rencana anggaran biaya (RAB) masing-masing.
“Total bantuan sekitar Rp1 miliar lebih, tepatnya sekitar Rp1,17 miliar. Setiap kelompok menerima jumlah yang berbeda tergantung kebutuhan dan rencana pengembangan mereka,” ujar Wakil Bupati Adhe Eliana.
Ia juga menekankan pentingnya keseriusan petani dalam mengelola usaha tani. Menurutnya, perhatian terhadap tanaman dan ternak menjadi kunci utama untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
“Petani harus sayang dengan tanamannya dan hewannya. Tanaman harus diperhatikan setiap hari agar hasilnya baik,” pesannya.
Salah satu penerima bantuan terbesar adalah Kelompok Taruna Tani yang memperoleh sekitar Rp150 juta. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan greenhouse melon di lahan seluas kurang lebih 500 meter persegi.
Ketua Kelompok Taruna Tani, Imam Adi, menjelaskan bahwa greenhouse tersebut direncanakan menampung sekitar 1.000 bibit melon dengan masa panen sekitar 70 hari.
“Bantuan ini berupa modal untuk pembangunan greenhouse melon. Lahannya sekitar 500 meter persegi dan rencananya akan ditanami sekitar seribu bibit melon,” ujarnya.
Selain untuk produksi, kelompok tersebut juga berencana mengembangkan konsep wisata petik melon guna meningkatkan nilai ekonomi. Lokasi greenhouse dipilih strategis agar mudah dijangkau masyarakat.
“Targetnya nanti tidak hanya produksi melon, tetapi juga wisata petik melon. Dengan begitu nilai jualnya bisa lebih tinggi,” tambahnya.
Ke depan, kelompok ini juga akan menjalin kerja sama dengan SPPG untuk memasok kebutuhan buah, sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar juga telah dilakukan agar hasil panen dapat terserap pasar secara optimal.(02)



