29.2 C
Semarang
, 7 April 2026
spot_img

Jateng Andalkan Budaya untuk Diplomasi Global

Jawa Tengah memiliki segalanya. Potensinya ada, produknya luar biasa, kebudayaan ada, pariwisata ada,

SEMARANG, Jatengnews.id  — Provinsi Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat diplomasi soft power Indonesia melalui budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah. Hal ini disampaikan oleh Heru Subolo dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia saat berkunjung ke Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (6/4/2026).

“Jawa Tengah memiliki segalanya. Potensinya ada, produknya luar biasa, kebudayaan ada, pariwisata ada,” ujar Heru.

Ia menilai langkah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang aktif mempromosikan potensi daerahnya sudah tepat. Menurutnya, peran kepala daerah sebagai “marketing” wilayah menjadi kunci dalam memperkenalkan kekuatan lokal ke dunia internasional.

“Apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah sangat luar biasa. Kami dari Kementerian Luar Negeri akan mengakselerasi itu,” tegasnya.

Heru juga menyoroti berbagai kerja sama internasional yang telah dimiliki Jawa Tengah, seperti sister city dan sister province, sebagai fondasi penting dalam memperkuat jejaring global. Ke depan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perwakilan Indonesia di luar negeri akan terus ditingkatkan.

Menurutnya, diplomasi soft power menjadi strategi penting untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia, bukan melalui kekuatan militer, melainkan lewat nilai budaya yang adiluhung, harmonis, dan damai.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut baik dukungan Kementerian Luar Negeri. Ia menilai sinergi tersebut membuka peluang besar untuk meningkatkan investasi di daerahnya.

“Ini menarik sekali jika Kementerian Luar Negeri bisa menjembatani agar investasi di tempat kami bisa lebih berkembang, baik dari segi budaya, perdagangan, maupun pariwisata,” kata Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk memanfaatkan jaringan diaspora Indonesia di berbagai negara untuk membantu promosi produk lokal.

Dengan kolaborasi ini, Jawa Tengah diharapkan semakin dikenal di kancah global sebagai pusat budaya, investasi, dan pariwisata unggulan Indonesia.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN