Kunjungan Wisata Karanganyar Menurun, Butuh Evaluasi

Berdasarkan data Disparpora Jawa Tengah, Karanganyar kini berada di peringkat ke-25 se-Jawa Tengah dan peringkat ketiga di Solo Raya, turun jauh dari tahun sebelumnya.

KARANGANYAR, Jatengnews.id  — Tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Karanganyar selama periode Lebaran 2026 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Disparpora Jawa Tengah, Karanganyar kini berada di peringkat ke-25 se-Jawa Tengah dan peringkat ketiga di Solo Raya, turun jauh dari tahun sebelumnya.

Kepala Disparpora Karanganyar, Yopi Ekojati Wibowo, menyebut kondisi ini menjadi bahan evaluasi bersama.

“Ini menjadi bahan evaluasi kita semua. Di Dinas Pariwisata tidak cukup hanya birokrasi pelayanan, tetapi juga harus memiliki jiwa entertain,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Sebagai langkah perbaikan, Pemkab Karanganyar membentuk empat kelompok kerja, yakni Sport Tourism, Eco Culture Tourism, Wellness Tourism, dan Enthusiast Tourism.

Sementara itu, Kepala Desa Tunggul Rejo, Parno Karyo Sumarto, mengungkapkan penurunan kunjungan diperkirakan mencapai 40 persen. Ia menilai hal ini bukan karena kualitas destinasi, melainkan strategi promosi yang belum optimal.

“Expo itu penting, tetapi yang hadir biasanya pelaku wisata. Sementara target wisatawan belum banyak tersentuh,” katanya.

Ia menambahkan, promosi melalui media sosial dan kerja sama dengan influencer dinilai lebih efektif untuk menjangkau wisatawan. Selain itu, meningkatnya persaingan dari daerah lain serta kemudahan akses transportasi juga memengaruhi pilihan wisatawan.

Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pelaku wisata guna mengembalikan daya tarik pariwisata Karanganyar.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN