Beranda Daerah Bawaslu Jateng Catat Dinamika Data Pemilih, Total Akhir 29,1 Juta Pemilih

Bawaslu Jateng Catat Dinamika Data Pemilih, Total Akhir 29,1 Juta Pemilih

Amin menyebutkan, dari basis data awal sebanyak 29.146.070 pemilih, setelah dilakukan proses pembersihan data TMS dan penambahan pemilih baru, jumlah pemilih hasil pemutakhiran di Provinsi Jawa Tengah ditetapkan sebanyak 29.129.458 pemilih.

FGD Bawaslu Jawa Tengah Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dengan Stakeholder di Semarang, Kamis (16/04/2026). (Foto : Dok JN)
FGD Bawaslu Jawa Tengah Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dengan Stakeholder di Semarang, Kamis (16/04/2026). (Foto : Dok JN)

SEMARANG, Jatengnews.id— Ketua Bawaslu Jawa Tengah periode 2022–2027, Muhammad Amin, mengungkapkan adanya dinamika signifikan dalam pergerakan data pemilih sepanjang periode pemutakhiran yang telah berjalan.

Dalam keterangannya, Amin menjelaskan bahwa jajaran pengawas pemilu mencatat penambahan jumlah pemilih baru yang berhasil diakomodasi ke dalam daftar sebanyak 256.325 pemilih.

“Penambahan ini merupakan hasil dari proses sinkronisasi data serta tindak lanjut atas saran perbaikan yang disampaikan oleh Bawaslu,” katanya, Kamis (16/04/2026).

Namun di sisi lain, terdapat pengurangan jumlah pemilih melalui kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 272.937 pemilih. Kategori TMS tersebut mencakup pemilih yang telah meninggal dunia, pindah domisili, serta perubahan status menjadi anggota TNI/Polri, yang seluruhnya telah diverifikasi oleh KPU Kabupaten/Kota.

Amin menyebutkan, dari basis data awal sebanyak 29.146.070 pemilih, setelah dilakukan proses pembersihan data TMS dan penambahan pemilih baru, jumlah pemilih hasil pemutakhiran di Provinsi Jawa Tengah ditetapkan sebanyak 29.129.458 pemilih.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota, tidak ditemukan kesalahan dalam proses rekapitulasi data tersebut.

“Seluruh proses telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, dan hasil rekapitulasi dinyatakan akurat berdasarkan pengawasan berjenjang,” ujar Amin.

Pemutakhiran data pemilih ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas daftar pemilih yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan menjelang pelaksanaan tahapan pemilu selanjutnya. (03)

Exit mobile version