Beranda Daerah CFD Jalan Lawu Karanganyar Diperpanjang hingga Pukul 10.00 WIB, Dorong Penghematan Energi

CFD Jalan Lawu Karanganyar Diperpanjang hingga Pukul 10.00 WIB, Dorong Penghematan Energi

Jika sebelumnya CFD digelar pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kini diperpanjang hingga pukul 10.00 WIB.

Lokasi CFD di Jalan Lawu Karanganyar Kota tetap buka saat puasa. (Foto:Iwan)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi memperpanjang waktu pelaksanaan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Lawu mulai Minggu (19/4/2026).

Jika sebelumnya CFD digelar pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kini diperpanjang hingga pukul 10.00 WIB.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar, Jalu Setio Bintoro, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Karanganyar Nomor 800/808.18 Tahun 2026 tentang penghematan energi.

“Penambahan waktu CFD ini merupakan kebijakan bupati dalam rangka penghematan energi,” jelas Bintoro saat dihubungi, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan, lokasi pelaksanaan CFD tidak mengalami perubahan, yakni tetap di sepanjang Jalan Lawu, mulai dari Simpang Empat Pegadaian hingga kawasan Papahan.

Menurutnya, CFD tidak hanya bertujuan mengurangi emisi kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi sarana mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat sekaligus memanfaatkan ruang publik.

“Salah satu tujuan utama CFD adalah mengurangi emisi kendaraan bermotor sekaligus mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup lebih sehat. Dalam pelaksanaannya, kawasan CFD juga menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk beragam aktivitas,” terangnya.

Bintoro menambahkan, selama ini CFD juga dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan, mulai dari olahraga, hiburan, hingga aktivitas ekonomi pelaku usaha kecil.

“Selain menekan emisi kendaraan, CFD juga dimanfaatkan masyarakat untuk olahraga, hiburan, hingga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk beraktivitas,” ujarnya.

Terkait kebijakan penambahan jam tersebut, pihaknya masih menunggu respons dari masyarakat, khususnya para pelaku usaha di sepanjang Jalan Lawu.

“Kita menunggu respon masyarakat, terutama para pelaku usaha di sepanjang Jalan Lawu. Yang menjadi perhatian utama adalah penambahan jam ini bisa berjalan lancar,” pungkasnya.(02)

Exit mobile version