Beranda Daerah 270 Petugas Siap Layani 34 Ribu Calon Jemaah Haji

270 Petugas Siap Layani 34 Ribu Calon Jemaah Haji

Wakil Kepala Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Solo, David Fajar Saputra, menambahkan koper jemaah untuk lima kloter pertama asal Kabupaten Tegal sudah mulai tiba di asrama.

Ilustrasi Petugas haji. (Foto : Gemini AI)
Ilustrasi Petugas haji. (Foto : Gemini AI)

SOLO, Jatengnews.id – Sebanyak 270 petugas PPIH Embarkasi Solo secara resmi dikuhkuhkan untuk melayani jamaah haji menjalankan ibadah di tanah suci Makkah.

Pada musim haji tahun 2026, sebanyak 34.000 jamaah haji asal Jawa Tengah diberangkatkan dari Embarkasi Haji Donohudan Solo.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, Selasa (21/4/2026)  menjelaskan  kuota haji Jawa Tengah tahun ini mencapai 34.122 jemaah. Jumlah tersebut mencakup 32.138 jemaah urut porsi, 1.706 prioritas lansia, 191 petugas daerah, serta 87 pembimbing KBKU dengan proporsi jemaah lansia di atas usia 65 tahun masih mencapai angka 40 persen.

Menurutnya,  kloter satu  tanggal 21 April 2026 pukul 06.00 dari Kabupaten Tegal sebanyak 360 orang. Jemaah kloter pertama ini dijadwalkan akan berangkat menuju Arab Saudi pada tanggal 22 April 2026 pukul 01.05 WIB.

“Terjadi perbedaan signifikan dalam teknis keberangkatan tahun ini, di mana sebagian jemaah asal Jawa Tengah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta. Sebanyak 15 kloter atau sekitar 6.000 jemaah dari wilayah eks-Karesidenan Kedu seperti Magelang, Temanggung, hingga Kebumen akan terbang lewat Yogyakarta guna mengurangi tingkat kelelahan jemaah,”ujarnya.

Dijelaskannya, mengenai kesiapan
fasilitas, pihak PPIH menyatakan persiapan sudah mencapai hampir 100 persen termasuk simulasi layanan One Stop Service.

Inovasi penting tahun ini lanjutnya, adalah pembagian kartu nusuk yang dilakukan langsung di masing-masing embarkasi di tanah air, berbeda dengan tahun lalu yang baru dibagikan saat jemaah tiba di Arab Saudi.

“Tahun ini kartu nusuk langsung dibagikan di tanah air saat jemaah masuk asrama, sehingga jemaah bisa lebih tenang dan tinggal khusyuk beribadah saat sampai di Arab Saudi. Kami juga memberikan edukasi agar jemaah yang muda membantu yang tua mengingat jumlah lansia kita masih cukup tinggi,”jelas Fitriyanto.

Wakil Kepala Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Solo, David Fajar Saputra, menambahkan  koper jemaah untuk lima kloter pertama asal Kabupaten Tegal sudah mulai tiba di asrama.

Dikatakannya,  pihak penerbangan masih melakukan pengecekan secara rutin, mengingat berdasarkan dari penyelenggaraan sebelumnya, masih sering ditemukan sejumlah barang terlarang milik jemaah.

“Kami sudah menerima koper untuk kloter satu sampai lima yang semuanya berasal dari Kabupaten Tegal. Dalam proses pengecekan, biasanya masih ditemukan barang-barang yang dilarang dalam penerbangan seperti power bank yang kerap terjadi saat ini,”pungkasnya.

Disisi lain,  jemaah tertua tahun ini berasal dari Kabupaten Klaten dengan usia 84 tahun. Sementara jemaah termuda berusia 13 tahun asal Kabupaten Magelang yang berangkat untuk menggantikan posisi pendaftar sebelumnya. (03)

Exit mobile version