
KARANGANYAR, Jatengnews.id — Bupati Karanganyar, Rober Christanto, melantik 37 kepala sekolah baru serta melakukan 2 mutasi di Aula Disdikbud Karanganyar, Jumat (24/4/2026).
Dari jumlah tersebut, 30 di antaranya merupakan kepala SD dan 7 kepala SMP. Bupati menyampaikan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah tambahan bagi para guru untuk memimpin satuan pendidikan.
Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.
“Kepala sekolah harus mampu menghadirkan suasana yang nyaman di sekolah. Kehadirannya harus membuat guru dan siswa merasa tenang, merasa dilindungi, dan ingin selalu datang ke sekolah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tiga prinsip kepemimpinan yang harus dipegang, yakni ngayomi, ngayemi, dan ngayani. Menurutnya, kepala sekolah harus mampu mengayomi seluruh warga sekolah, menciptakan suasana yang menenangkan, serta memberikan pelayanan terbaik dalam proses pendidikan.
Selain itu, kepala sekolah diharapkan menjadi sosok motivator bagi guru dan siswa agar mampu mendorong kemajuan dan inovasi di lingkungan sekolah.
“Di lingkungan sekolah, kepala sekolah harus mampu memotivasi. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, sehingga semua yang ada di dalamnya merasa menjadi satu keluarga,” jelasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga.
“Peran orang tua dan wali murid sangat penting. Harus ada kolaborasi antara guru dan orang tua agar pendidikan anak benar-benar menjadi fondasi yang kuat bagi masa depan mereka,” terangnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati mengingatkan para kepala sekolah untuk bijak dalam mengelola sumber daya, termasuk penggunaan listrik dan pelaksanaan kegiatan sekolah.
Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa perubahan positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Karanganyar.(02)