
SLEMAN, Jatengnews.id – Wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik pada Senin pagi (27/4/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa guncangan yang terjadi pada pukul 08.56 WIB tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di darat.
Hasil analisis menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan Magnitudo 2,6. Titik pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat 7,07° LS dan 110,28° BT, tepatnya berada di darat pada jarak 14 km arah Barat Laut Kabupaten Semarang.
Mengingat kedalamannya yang sangat dangkal, yakni hanya 5 km, getaran gempa dirasakan cukup nyata oleh masyarakat di sekitar pusat gempa meskipun kekuatannya tergolong kecil.
Guncangan gempa terpantau dirasakan di daerah Boja, Kendal dengan skala intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran biasanya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini, pihak BMKG belum menerima laporan mengenai adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Kondisi Terkini dan Imbauan
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menyatakan bahwa berdasarkan hasil monitoring hingga pukul 09.18 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Masyarakat mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami meminta warga untuk memeriksa kembali kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing. Pastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum masuk kembali ke dalam rumah,” ujar Ardhianto dalam keterangan resminya. (01).