Beranda Daerah Latgab Jungle Rescue Karanganyar Perkuat Kesiapsiagaan Relawan SAR

Latgab Jungle Rescue Karanganyar Perkuat Kesiapsiagaan Relawan SAR

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan profesionalisme relawan SAR

Bupati Karanganyar Rober Christanto ketika menutup latgab SAR
Bupati Karanganyar Rober Christanto ketika menutup latgab SAR (Foto:ist)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – Bupati Rober Christanto menutup kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jungle Rescue bagi relawan di Lapangan Tambak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan profesionalisme relawan SAR, khususnya dalam menghadapi operasi penyelamatan di wilayah hutan dan pegunungan yang menjadi karakteristik daerah tersebut.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia, instruktur, serta seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dengan disiplin dan semangat tinggi. Ia menegaskan pentingnya penerapan ilmu yang diperoleh dalam situasi nyata di lapangan.

“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dapat diterapkan dalam tugas-tugas kemanusiaan di lapangan. Relawan SAR adalah garda terdepan yang memberikan pertolongan sekaligus harapan bagi masyarakat,” ujar Rober.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas relawan dan personel penyelamatan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat. Ia berharap, melalui latihan gabungan ini, kesiapsiagaan dan sinergi potensi SAR semakin kuat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Sementara itu, Ketua Jungle Rescue Relawan Karanganyar, Ade Irawan, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana maupun kecelakaan di kawasan alam terbuka.

“Karanganyar memiliki wilayah hutan yang luas serta potensi bencana alam. Karena itu diperlukan personel SAR yang terlatih, siap, dan memiliki kompetensi dalam operasi penyelamatan di medan yang sulit,” jelasnya.

Latihan gabungan ini diikuti oleh berbagai unsur relawan SAR dari komunitas dan organisasi di Karanganyar. Dari 130 pendaftar, sebanyak 95 peserta lolos seleksi awal, dan 76 peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 25–26 April 2026 di Balai Latihan Kerja Karanganyar dan dilanjutkan pada 1–3 Mei 2026 di kawasan Tambak, Desa Berjo, Ngargoyoso. Kegiatan ini didukung oleh 50 panitia serta 20 instruktur berpengalaman di bidang pencarian dan pertolongan.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari dasar-dasar SAR dan jungle rescue, navigasi darat, teknik pencarian korban, survival di alam bebas, pertolongan pertama, teknik evakuasi, hingga simulasi operasi penyelamatan di lapangan.(02)

Exit mobile version