Beranda Daerah PLN UIK Tanjung Jati B Pererat Kolaborasi dengan TNI demi Keamanan Infrastruktur...

PLN UIK Tanjung Jati B Pererat Kolaborasi dengan TNI demi Keamanan Infrastruktur Energi

Melalui penguatan sinergi antara PLN dan TNI, diharapkan tercipta dukungan berkelanjutan dalam menjaga stabilitas pasokan listrik nasional

Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, S.E. menyampaikan sambutan saat kegiatan Bupati Ngantor di Desa Tubanan di Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, PLN UIK Tanjung Jati B turut menyerahkan bantuan Program TJSL bagi UMKM Kelompok Wanita Tani Sekar Tanjung serta Kelompok Pengrajin Sabut Kelapa dan Sapu Mekar Jaya untuk mendukung penguatan UMKM desa. (Foto : Dok PLN)

JEAPARA, Jatengnews.id – PLN UIK Tanjung Jati B terus memperkuat kolaborasi strategis bersama aparat kewilayahan dalam menjaga keandalan operasional pembangkit listrik nasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Komandan Resor Militer (Danrem) 073/Makutarama ke kawasan PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Jawa Tengah, dalam rangka pemantauan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara PLN dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan infrastruktur ketenagalistrikan yang memiliki peran penting bagi pasokan listrik nasional.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas berbagai langkah strategis terkait pengamanan objek vital, ketahanan energi, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, hingga peluang kerja sama sosial kemasyarakatan di wilayah sekitar pembangkit.

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menjelaskan bahwa penguatan pengamanan terus dilakukan secara terintegrasi melalui kerja sama dengan berbagai institusi keamanan. Saat ini PLN UIK Tanjung Jati B telah menjalin sinergi aktif bersama Polda Jawa Tengah, Kodim 0719/Jepara, dan TNI Angkatan Laut Semarang guna memastikan keamanan operasional pembangkit tetap terjaga.

Komandan Resor Militer 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han (tengah, memegang microphone). menyampaikan sambutan saat kunjungan kerja dan pemantauan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Rabu (6/5), yang dihadiri jajaran manajemen PLN UIK Tanjung Jati B dan para perwakilan manajemen TJB Raya. (Foto : Dok PLN)
Komandan Resor Militer 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han (tengah, memegang microphone). menyampaikan sambutan saat kunjungan kerja dan pemantauan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Rabu (6/5), yang dihadiri jajaran manajemen PLN UIK Tanjung Jati B dan para perwakilan manajemen TJB Raya. (Foto : Dok PLN)

Menurutnya, sistem pengamanan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada patroli dan penjagaan area, tetapi juga mencakup pengawasan akses, pengamanan fasilitas pendukung, hingga peningkatan kompetensi personel keamanan secara berkala. PLN UIK Tanjung Jati B saat ini didukung sekitar 250 personel security, termasuk dukungan pengamanan harian dari Kodim 0719/Jepara.

“Koordinasi dan pembinaan rutin bersama unsur TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan personel serta memperkuat sistem pengamanan di area pembangkit,” kata Andi.

Ia menambahkan, berbagai capaian positif berhasil diraih dalam aspek pengamanan sepanjang tahun 2026. Hasil audit BUJP mencatat maturity level sebesar 3,61 atau melampaui target 3,50. Selain itu, nilai akhir kinerja pengamanan mencapai 3,62 dari target 3,42. Pada audit internal Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang berlangsung 10–12 Maret 2026, PLN UIK Tanjung Jati B juga berhasil meraih skor 94,7 persen dengan kategori emas.

Andi menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi erat bersama seluruh stakeholder pengamanan, termasuk Kodim Jepara dan Korem 073/Makutarama.

Selain pengamanan rutin, PLN UIK Tanjung Jati B juga menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung pengamanan berbagai momentum penting sepanjang tahun, mulai dari Hari Raya Idulfitri, Hari Buruh, outage pembangkit, hingga pengamanan Hari Kemerdekaan RI, Hari Listrik Nasional, dan Natal. Khusus pada masa outage, pengamanan diperketat karena adanya peningkatan jumlah tenaga kerja yang masuk ke area pembangkit.

Sementara itu, Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han. menyampaikan bahwa keberadaan PLTU Tanjung Jati B sebagai objek vital nasional memiliki arti strategis sehingga membutuhkan dukungan pengamanan dari seluruh unsur kewilayahan TNI.

Ia menegaskan bahwa Korem 073/Makutarama siap mendukung PLN tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam berbagai program kolaboratif yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami melihat banyak peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama PLN, baik dalam penguatan keamanan maupun program sosial kemasyarakatan dan lingkungan,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antara PLN dan TNI, diharapkan tercipta dukungan berkelanjutan dalam menjaga stabilitas pasokan listrik nasional sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pembangkit. (ADV)

Exit mobile version