
SRAGEN, Jatengnews.id – Program TMMD Reguler ke-128 tak hanya menghadirkan pembangunan fisik di desa, tetapi juga menebarkan nilai kepedulian dan pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kehangatan itu terlihat di serambi Masjid Nurul Huda, Dukuh Terikkalang, Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.
Usai melaksanakan Sholat Ashar berjamaah, dua anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Praka Bazir dan Pratu Aziz, tidak langsung meninggalkan masjid. Keduanya tertarik melihat aktivitas anak-anak yang tengah belajar TPA dan mengaji bersama seorang ustadzah.
Di tengah kegiatan mengaji, beberapa santri putra mulai terlihat kurang fokus. Ada yang bercanda dengan teman, berlari kecil, hingga bermain sendiri. Melihat kondisi itu, kedua prajurit TNI tersebut spontan tergerak membantu.
“Kasihan ustadzahnya mengajar sendirian dengan jumlah anak yang cukup banyak. Anak-anak laki-laki juga perlu pendampingan supaya tetap semangat belajar,” ujar Praka Bazir.
Tanpa menunggu lama, Pratu Aziz pun ikut mendampingi para santri membaca iqro dan Al-Qur’an. Kehadiran anggota TNI di tengah anak-anak langsung menciptakan suasana baru yang lebih hangat dan menyenangkan.
Dengan sabar, keduanya duduk lesehan bersama para santri, membimbing bacaan huruf hijaiyah satu per satu. Sesekali terdengar gelak tawa anak-anak yang merasa nyaman belajar bersama bapak-bapak TNI.
Salah satu santri, Arva (8), mengaku senang mendapat pengalaman belajar mengaji bersama anggota Satgas TMMD.
“Senang diajari bapak TNI, jadi nggak bosan dan bisa ngobrol sambil belajar iqro,” katanya polos.
Momen sederhana tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga melalui perhatian dan sentuhan kemanusiaan kepada generasi penerus bangsa.
Babinsa setempat, Serma Sugeng, menegaskan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini, baik melalui pendidikan formal maupun kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
“Karakter anak harus dibentuk sejak kecil. Kegiatan mengaji sangat penting untuk membangun akhlak, disiplin, dan sopan santun. Kehadiran Satgas TMMD di tengah anak-anak diharapkan menjadi motivasi dan teladan bagi mereka,” tegasnya, Selasa (12/5/2026).
Kehangatan di Masjid Nurul Huda itu menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi juga jembatan pengabdian antara TNI dan rakyat.
Dari serambi masjid desa, tumbuh ketulusan dan harapan besar bagi masa depan bangsa, bahwa generasi Qurani yang berakhlak mulia lahir dari perhatian, kasih sayang, dan kepedulian bersama. (03)