
SURAKARTA, Jatengnews.id — Bank Jateng kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat (8/5/2026).
Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan menjadi pusat layanan keuangan sekaligus ruang kolaborasi inovatif bagi civitas akademika.
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, menjelaskan bahwa peningkatan status layanan dari Kantor Kas menjadi KCP merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan transaksi keuangan yang terus berkembang di kawasan kampus. Lokasi baru KCP UNS yang berada di sisi barat Rektorat UNS juga diharapkan semakin memudahkan akses layanan bagi mahasiswa, dosen, hingga masyarakat sekitar.
“KCP Bank Jateng UNS kami harapkan dapat menjadi penggerak baru aktivitas ekonomi di lingkungan kampus serta memperkuat kolaborasi antara sektor pendidikan dan perbankan,” ujar Bambang.
Acara peresmian turut dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, Rektor UNS Hartono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, serta Kepala OJK Solo Mohammad Mufid.
Sebagai bagian dari seremoni, para tamu melakukan prosesi pengguntingan ronce melati, penandatanganan prasasti, hingga penulisan pesan motivasi di atas kanvas. Setelah itu, rombongan meninjau langsung area KCP UNS yang berada di kawasan Smart Hub sebelum melanjutkan ramah tamah bersama.
Dalam sambutannya, Wali Kota Solo Respati Ardi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Solo, kata dia, saat ini fokus pada empat indikator utama pembangunan, yakni pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, penurunan tingkat pengangguran terbuka, dan peningkatan indeks pembangunan manusia.
Menurut Respati, sektor perbankan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan program yang berdampak langsung kepada masyarakat, terutama melalui pembiayaan inklusif bagi kelompok berpenghasilan rendah. Salah satu contohnya adalah program Rumah Siap Kerja Bersama (RSKB) yang menghubungkan pelatihan kerja dengan kebutuhan industri.
“Kami ingin pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan penurunan angka kemiskinan. Produk-produk mikro perbankan diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap pelatihan dan kesempatan kerja yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Rektor UNS Prof. Hartono menyebut keberadaan Gedung UNS Smart bukan hanya menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga menjadi wadah lahirnya kolaborasi dan inovasi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“UNS Smart diharapkan menjadi ruang interaksi dan kolaborasi yang mampu menghasilkan gagasan kreatif dan inovatif bagi kemajuan bersama,” ungkap Hartono.
Ke depan, kerja sama antara UNS dan Bank Jateng direncanakan terus berkembang, mulai dari penguatan literasi keuangan, digitalisasi layanan kampus, pengembangan kewirausahaan mahasiswa dan dosen, hingga dukungan terhadap berbagai program strategis universitas.
Melalui hadirnya KCP UNS dan Gedung UNS Smart, Bank Jateng menegaskan perannya sebagai mitra strategis pendidikan sekaligus pendorong kemajuan ekonomi masyarakat di Jawa Tengah. (03)