
Demak, JatengNews.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke-86 UIN Walisongo Semarang Posko 19 bersama masyarakat Desa Mandung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak kembali menghidupkan Pasar Palipuran.
Kegiatan ini sebagai upaya mendukung kebangkitan UMKM lokal dan meningkatkan perekonomian warga desa, Sabtu (16/05/2026).
Pasar Palipuran sebelumnya sempat berjalan, namun hanya bertahan sekitar tiga hingga empat bulan sebelum akhirnya berhenti beroperasi.
Melalui program KKN, mahasiswa berupaya mengaktifkan kembali pasar tersebut agar dapat menjadi ruang ekonomi sekaligus pusat interaksi masyarakat.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN melakukan koordinasi bersama perangkat desa, sekretaris UMKM, serta para pelaku usaha setempat.
Pertemuan tersebut membahas strategi pelaksanaan hingga keberlanjutan Pasar Palipuran agar dapat berjalan lebih baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Pasar Palipuran kini digelar setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 06.00 hingga 09.30 WIB. Untuk menarik minat warga, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti mahasiswa KKN serta masyarakat setempat.
Suasana pagi yang ramai dan penuh kebersamaan menjadi daya tarik tersendiri sebelum pengunjung menikmati berbagai produk UMKM yang dijajakan di area pasar.
Beragam stand UMKM mulai dari makanan tradisional, jajanan pasar, minuman, hingga produk rumahan milik warga memadati lokasi pasar.
Mahasiswa KKN juga terlibat langsung dalam persiapan pasar, penataan area, promosi kegiatan, hingga membeli produk dagangan warga sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal.
Kehadiran kembali Pasar Palipuran disambut antusias oleh masyarakat Desa Mandung, khususnya para pelaku UMKM yang merasa terbantu dengan adanya aktivitas pasar tersebut.
Salah satu pelaku UMKM Desa Mandung, Bu Ut, mengaku senang dengan inisiatif mahasiswa KKN dalam menghidupkan kembali pasar.
“Perasaannya merasa senang dengan adanya mbak dan mas KKN ini, kami merasa terbantu sekali. Harapan ke depannya untuk teman-teman yang berjualan untuk lebih semangat lagi setelah nggak ada mas dan mba KKN agar tetap bisa melanjutkan Pasar Palipuran ini,” ujarnya.
Koordinator Desa KKN Posko 19, Irfan Sanaya, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman KKN, pelaku UMKM, dan pihak desa yang telah berpartisipasi dalam menghidupkan kembali Pasar Palipuran. Harapannya semoga pasar ini terus berjalan dan sukses sehingga dapat membantu ekonomi para UMKM desa,” ungkapnya.
Selain menjadi wadah aktivitas ekonomi masyarakat, Pasar Palipuran juga diharapkan mampu menjadi ruang sosial dan hiburan warga desa.
Suasana pasar yang ramai dinilai mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi ikon kegiatan desa ke depannya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 19 berharap Pasar Palipuran dapat berjalan secara berkelanjutan dan terus berkembang sebagai pusat pengembangan UMKM masyarakat Desa Mandung.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN Posko 19
Editor: R. Dian Pramesti