
Demak, JatengNews.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 86 UIN Walisongo Semarang menggelar sosialisasi anti bullying di SD Pecuk 2, Senin (11/5/2026), dan SD Pecuk 1, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
Melalui pendekatan kreatif dan interaktif, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang memberikan edukasi kepada siswa mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak negatif, hingga cara mencegah tindakan tersebut di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam sosialisasi tersebut, bullying dijelaskan sebagai perilaku menyakiti orang lain secara sengaja melalui ucapan, tindakan fisik, maupun perlakuan sosial yang dapat membuat korban merasa sedih, takut, dan tidak nyaman.
Mahasiswa juga mengenalkan empat bentuk bullying yang umum terjadi, yaitu bullying verbal, bullying fisik, bullying sosial, dan bullying online.
Selain mengenali bentuk bullying, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak yang dapat dialami korban, seperti kehilangan rasa percaya diri, takut bergaul, merasa kesepian, hingga tidak nyaman berada di lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN 86 UIN Walisongo Semarang turut mengajak siswa untuk mencegah bullying dengan cara menghargai perbedaan, menggunakan bahasa yang sopan, tidak ikut mengejek teman, serta membiasakan sikap saling membantu dan peduli terhadap sesama.
Para siswa juga dibekali langkah yang harus dilakukan apabila melihat atau mengalami bullying, yakni segera melapor kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya agar tindakan tersebut dapat segera ditangani.
Kegiatan sosialisasi anti bullying ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SD Pecuk 2, Ibu Titik, mengapresiasi kegiatan edukatif yang dilakukan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang kepada para siswa.
“Kami senang dengan adanya sosialisasi yang diadakan adik-adik KKN ini. Silakan berbagi ilmu kepada anak-anak walaupun sedikit, yang penting bermanfaat,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala SD Pecuk 1, Ibu Wahidah. Ia berharap materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam bersikap di sekolah maupun lingkungan rumah.
“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi anak-anak kami. Semoga ilmu yang disampaikan adik-adik mahasiswa hari ini bisa tertanam dalam hati mereka dan menjadi bekal dalam bersikap sehari-hari,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN 86 UIN Walisongo Semarang berharap kesadaran siswa terhadap bahaya bullying semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti