
SEMARANG, Jatengnews.id — Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian serius Astra Motor Jateng.
Kondisi suhu tinggi dinilai tidak hanya membuat perjalanan terasa melelahkan, tetapi juga berpotensi menurunkan konsentrasi dan memicu risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Honda mengingatkan para pengguna sepeda motor untuk lebih waspada saat berkendara di tengah terik matahari, khususnya di jalur padat seperti Pantura Jawa Tengah maupun kawasan perkotaan Semarang dan Solo.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, menjelaskan bahwa suhu panas ekstrem dapat memengaruhi kondisi tubuh dan performa pengendara secara signifikan.
“Banyak pengendara menganggap cuaca panas hanya membuat cepat lelah. Padahal dampaknya jauh lebih serius karena bisa menurunkan fokus, memperlambat respons tubuh, bahkan memicu micro-sleep saat berkendara,” ujar Oke Jumat (29/05/2206).
Ia mengibaratkan tubuh manusia seperti smartphone yang mengalami overheat ketika terlalu lama terkena panas matahari. Saat suhu udara tinggi, tubuh harus bekerja ekstra untuk menstabilkan temperatur melalui produksi keringat. Jika cairan tubuh tidak segera diganti, dehidrasi dapat terjadi dan berdampak pada konsentrasi pengendara.
Menurutnya, kondisi tersebut bisa memicu gejala seperti pandangan kabur, muncul fatamorgana di jalan, hingga micro-sleep atau tidur singkat tanpa disadari. Risiko ini sangat berbahaya terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi.
“Dalam kondisi micro-sleep selama beberapa detik saja, motor bisa melaju puluhan meter tanpa kendali. Ini yang sering tidak disadari pengendara,” tambahnya.
Selain faktor fisik, Honda juga menyoroti dampak cuaca panas terhadap kondisi emosional pengendara. Suhu tinggi dinilai membuat pengendara lebih mudah terpancing emosi saat menghadapi kemacetan maupun perilaku pengguna jalan lain.
Tidak hanya itu, kondisi aspal panas juga dapat memengaruhi daya cengkeram ban serta kenyamanan genggaman pada handgrip akibat telapak tangan yang berkeringat.
Sebagai langkah antisipasi, Astra Motor Jateng membagikan sejumlah tips aman berkendara saat cuaca panas. Pengendara diimbau untuk menjaga hidrasi tubuh dengan minum air secara berkala, menggunakan perlengkapan berkendara yang memiliki sirkulasi udara baik, serta tidak memaksakan diri ketika tubuh mulai lelah.
Penggunaan jaket berbahan mesh dengan protector, sarung tangan yang nyaman, serta visor helm yang bersih juga menjadi bagian penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.
“Keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendalikan motor, tetapi juga kemampuan menjaga kondisi tubuh dan emosi tetap stabil selama di jalan. Karena itu, selalu utamakan keselamatan dan #Cari_Aman,” pungkas Oke Desiyanto.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara