
Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 86 UIN Walisongo Semarang Posko 6 menggelar sosialisasi pemilahan sampah bersama ibu-ibu Fatayat Desa Gempolsongo pada Jumat (15/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Sosialisasi tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus mengatasi permasalahan sampah yang masih dihadapi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah berdasarkan jenis dan karakteristiknya.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa sampah merupakan persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan maupun kurangnya kesadaran dalam memilah sampah dapat berdampak pada pencemaran lingkungan dan menurunkan kualitas kesehatan masyarakat.
Mahasiswa KKN juga mengenalkan berbagai manfaat dari pemilahan sampah, terutama sampah anorganik seperti botol plastik, kaleng, dan kardus.
Apabila dipisahkan dengan baik, sampah tersebut memiliki nilai ekonomis karena dapat dijual kepada pengepul atau dimanfaatkan kembali sebagai bahan kerajinan kreatif.
Selain memberikan edukasi mengenai sampah anorganik, mahasiswa KKN turut menyampaikan pemanfaatan sampah organik yang banyak dihasilkan rumah tangga, seperti kulit bawang dan sisa bahan dapur.
Sampah organik tersebut dapat diolah menjadi pupuk kompos, eco enzyme, maupun produk ramah lingkungan lainnya yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga dan pertanian.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk mengurangi kebiasaan membuang sampah ke sungai yang masih ditemukan di beberapa wilayah.
Melalui pengelolaan sampah yang tepat, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko pencemaran.
Ibu-ibu Fatayat yang mengikuti kegiatan terlihat antusias selama sesi sosialisasi berlangsung.
Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara memilah serta mengolah sampah yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat Desa Gempolsongo untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah.
Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti