SEMARANG, Jatengnews.id – Polda Jawa Tengah masih menunggu hasil pemeriksaan forensik terkait kasus meninggalnya seorang perempuan berinisial A (57), warga Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Korban diduga meninggal dunia setelah menyantap sate kiriman dari orang misterius.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan, penyidik Polres Boyolali telah melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam korban untuk kepentingan penyelidikan.
“Peristiwa di Boyolali itu, penyidik Polres sudah melaksanakan ekshumasi. Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga,” kata Artanto kepada Jatengnews.id, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada 19 Mei 2026. Namun, laporan resmi kepada kepolisian baru diterima pada 25 Mei 2026.
Setelah laporan diterima, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk ekshumasi terhadap jenazah korban.
Artanto menjelaskan, saat ini kepolisian masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan toksikologi forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
“Hasil ekshumasi masih kami tunggu karena tim dokter juga melaksanakan autopsi dan pemeriksaan toksikologi forensik terkait dugaan-dugaan penyebab kematian yang disampaikan keluarga kepada penyidik,” ujarnya.
Meski muncul dugaan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan laboratorium forensik keluar.
“Kami belum bisa menyampaikan apakah ada tindak pidana atau mungkin kematian biasa. Semua harus didasarkan pada hasil autopsi dan hasil toksikologi forensik,” tegasnya.
Terkait informasi yang beredar di media sosial bahwa korban meninggal dunia setelah mengonsumsi sate kiriman dari orang yang tidak dikenal, Artanto menyebut hal itu masih menjadi bagian dari materi penyelidikan.
“Informasi tersebut adalah salah satu hal yang harus didalami oleh penyidik. Penyidik mempunyai tanggung jawab untuk menyinkronkan linimasa maupun kronologi suatu peristiwa sehingga diketahui fakta kejadian yang sebenarnya,” katanya.
Polisi juga akan menelusuri informasi lain yang berkembang di masyarakat, termasuk kabar mengenai seekor ayam yang disebut mati setelah memakan sisa sate yang dikonsumsi korban.
“Semua informasi akan kami tampung dan lakukan penyelidikan,” ujar Artanto.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan forensik sebagai dasar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus kematian warga Boyolali tersebut.
Penulis : Muhammad Kamal
Editor : Alif Nazzala Rizqi



