
Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 UIN Walisongo Semarang menggelar sosialisasi anti bullying di SDN Ngelo Kulon, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya perundungan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan materi yang disesuaikan berdasarkan usia dan tingkat pemahaman peserta.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan mengatasinya.
Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN Kelompok 13 UIN Walisongo Semarang mengatakan bahwa edukasi anti bullying penting diberikan sejak usia dini agar siswa memahami pentingnya menghormati teman dan menjaga hubungan sosial yang sehat.
“Bullying sering dianggap sebagai hal biasa, padahal dapat berdampak pada kondisi mental dan kepercayaan diri korban. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa lebih peduli terhadap sesama dan berani menghentikan tindakan perundungan,” ujarnya.
Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab. Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan.
Kepala SDN Ngelo Kulon mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Walisongo. Menurutnya, sosialisasi anti bullying sangat bermanfaat dalam mendukung pembentukan karakter siswa sejak dini.
“Kami berharap siswa semakin memahami pentingnya saling menghargai, menjaga sikap, dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman untuk belajar bersama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk menghindari perilaku bullying serta membangun budaya sekolah yang lebih ramah anak, aman, dan harmonis.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti