Beranda Daerah Kenaikan Harga Material Hambat Proyek Jalan di Karanganyar

Kenaikan Harga Material Hambat Proyek Jalan di Karanganyar

Kondisi tersebut dipicu oleh terus naiknya harga material konstruksi, terutama aspal dan bahan bangunan lokal yang digunakan dalam berbagai proyek pembangunan.

Ilustrasi pembangunan proyek jalan yang terhambat (Foto:AI)
Ilustrasi pembangunan proyek jalan yang terhambat (Foto:AI)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – Pelaksanaan program perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Karanganyar mengalami keterlambatan pada tahun 2026. Kondisi tersebut dipicu oleh terus naiknya harga material konstruksi, terutama aspal dan bahan bangunan lokal yang digunakan dalam berbagai proyek pembangunan.

Ketua Komisi C DPRD Karanganyar, Sartono, mengatakan kenaikan harga material yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir membuat pelaksanaan proyek harus dilakukan dengan perhitungan yang lebih matang agar tidak menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya.

“Selama ini pelaksanaan tidak berani dilakukan lebih awal karena hampir setiap bulan harga bahan mengalami kenaikan. Baik aspal maupun material lokal lainnya,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Menurut Sartono, fluktuasi harga tersebut tidak lepas dari berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi hingga pengaruh situasi global yang berdampak pada rantai pasok dan harga komoditas.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar akan menggunakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terbaru pada Juni 2026 sebagai acuan pelaksanaan proyek.

“RAB bulan Juni ini akan digunakan supaya pekerjaan segera bisa dilaksanakan. Insya Allah seluruh kegiatan yang sudah masuk dalam pagu anggaran dapat terlaksana,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyiapkan anggaran pembangunan jalan dari sejumlah sumber pendanaan. Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai sekitar Rp48 miliar, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sekitar Rp32 miliar, dan APBD Kabupaten Karanganyar sekitar Rp10 miliar.

Meski anggaran telah tersedia, penyesuaian RAB dinilai tidak dapat dihindari karena harga material terus mengalami kenaikan.

“Perubahan RAB pasti terjadi karena harus menyesuaikan dengan kenaikan harga kebutuhan dan material yang ada saat ini,” jelas Sartono.

Ia meminta masyarakat memahami kondisi yang terjadi karena keterlambatan proyek bukan disebabkan penghentian program pembangunan, melainkan proses penyesuaian anggaran terhadap perkembangan harga material.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi saat ini terkait kenaikan harga bahan. Program pembangunan tetap akan dilaksanakan, hanya saja perlu penyesuaian agar sesuai dengan pagu anggaran yang tersedia. Masyarakat diharapkan bersabar karena seluruh program tetap akan berjalan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Kurniadi Maulato, memastikan seluruh program pembangunan infrastruktur tetap berjalan sesuai rencana meskipun saat ini masih dalam tahap penyesuaian anggaran.

“Semua program kerja, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, tetap berjalan. Semua sudah dianggarkan. Semua masih berproses,” tegasnya.

Penulis : Iwan Iswanda

Editor : Jaka N

Exit mobile version