SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca objek wisata alam di Jawa Tengah yang berlaku mulai Kamis (18/6/2026) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (19/6/2026) pukul 07.00 WIB.
Secara umum, destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung aktivitas wisatawan yang berencana menikmati liburan maupun perjalanan wisata di berbagai daerah.
Kawasan wisata Baturraden Banyumas diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara berkisar 17–24 derajat Celsius. Sementara Guci Tegal diprediksi cerah berawan pada pagi dan siang hari, kemudian berawan pada malam hingga dini hari dengan suhu 17–22 derajat Celsius.
Di wilayah pegunungan, Dieng Plateau dan Bukit Sikunir Wonosobo diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara cukup sejuk, berkisar antara 16–23 derajat Celsius. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama matahari terbit maupun keindahan alam dataran tinggi Dieng.
Sementara itu, Kawasan Wisata Colo Kudus diprediksi menjadi salah satu destinasi dengan cuaca paling cerah. BMKG memperkirakan cuaca cerah hingga cerah berawan sepanjang hari dengan suhu udara 22–30 derajat Celsius.
Di wilayah Solo Raya, Tawangmangu Karanganyar diprakirakan cerah pada pagi hari, cerah berawan pada siang dan malam, serta kembali cerah menjelang dini hari dengan suhu berkisar 17–24 derajat Celsius. Adapun Desa Wisata Selo dan Wisata Tlatar Boyolali diprediksi didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan dengan suhu udara masing-masing 17–24 derajat Celsius dan 22–30 derajat Celsius.
Untuk wisata alam lainnya, seperti Omah Kendeng Pati, Bledug Kuwu Grobogan, Golaga-Golawa Purbalingga, dan Kebun Teh Kaligua Brebes, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 17 hingga 33 derajat Celsius.
BMKG mengimbau wisatawan untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca terkini sebelum melakukan perjalanan, terutama bagi yang berkunjung ke kawasan pegunungan dan dataran tinggi yang memiliki perubahan cuaca lebih cepat dibanding wilayah lainnya. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang
