SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis, 18 Juni 2026 hari ini, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.
Prakiraan cuaca Semarang dan Jateng berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB. Berdasarkan hasil pengamatan BMKG pada pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau cerah berawan.
Saat pengamatan dilakukan, angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 3 kilometer per jam. Suhu udara tercatat 26,4 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 87 persen.
Untuk wilayah Kota Semarang, BMKG memprediksi cuaca pada pagi hingga siang hari umumnya cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diperkirakan berawan.
Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 3 hingga 27 kilometer per jam. Suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 50–80 persen.
Sementara itu, secara umum wilayah Jawa Tengah atau Jateng diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan pada pagi hingga siang hari. Pada sore hingga awal malam, langit diperkirakan masih didominasi awan dengan potensi hujan ringan yang tersebar tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
Masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata pegunungan seperti Dieng, Selo, Bandungan, Kopeng, Tawangmangu, Baturraden, maupun kawasan dataran tinggi lainnya di Jawa Tengah diimbau untuk tetap mewaspadai kemungkinan hujan ringan pada sore hari.
Selain prakiraan cuaca daratan, BMKG juga mengeluarkan informasi gelombang laut. Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, sedangkan di Perairan Selatan Jawa Tengah mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang
