SEMARANG, Jatengnews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah perubahan cuaca yang masih terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang pada Jumat (26/6/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan, warga tetap diminta mewaspadai perubahan cuaca pada sore hingga malam hari.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, mengatakan kondisi cuaca yang panas pada siang hari kemudian berubah menjadi berawan bahkan berpotensi hujan di sejumlah wilayah dapat memengaruhi daya tahan tubuh masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik.
“Masyarakat diharapkan tetap menjaga pola hidup sehat dengan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta rutin berolahraga agar kondisi tubuh tetap prima,” ujar saat diwawancara Jatengnews.id belum lama ini.
Selain itu, Abdul Hakam juga mengingatkan pentingnya menjaga waktu istirahat yang cukup dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko terserang berbagai penyakit yang kerap muncul saat musim pancaroba atau ketika cuaca berubah-ubah.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, cuaca di Kota Semarang pada pagi hingga siang diperkirakan cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi langit diprakirakan menjadi berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Kota Semarang berkisar antara 27 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 80 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 3 hingga 27 kilometer per jam.
Hasil pengamatan BMKG pada pukul 06.00 WIB juga menunjukkan kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau cerah berawan dengan suhu udara 25,2 derajat Celsius, kelembapan udara mencapai 92 persen, dan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 12 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca saat beraktivitas di luar ruangan. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara
