Beranda Daerah Ledakan Dahsyat di Pabrik Jamu Semarang, 1 Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan, Warga...

Ledakan Dahsyat di Pabrik Jamu Semarang, 1 Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan, Warga Mengira Gempa

Insiden tersebut menewaskan seorang pekerja dan memicu kepanikan warga karena getaran ledakan terasa hingga ke permukiman

Ilustrasi ledakan pabrik jamu di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang
Ilustrasi ledakan pabrik jamu di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang, Rabu (2/7/2026). (Foto: AI)

SEMARANG, Jatengnews.id – Ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik jamu herbal PT Raw Botanical Nusantara di Jalan Apel, Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.56 WIB.

Insiden tersebut menewaskan seorang pekerja dan memicu kepanikan warga karena getaran ledakan terasa hingga ke permukiman.

Kerasnya ledakan menyebabkan sebagian atap bangunan pabrik roboh. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, tampak seorang korban tergeletak dalam kondisi tertimpa reruntuhan atap seng.

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima sekitar pukul 09.56 WIB.

“Iya benar, pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 09.56 WIB telah terjadi kebakaran di PT Raw Botanical Nusantara yang beralamat di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto Blok 19 Nomor 39, Ngaliyan, Semarang,” ujarnya saat dikonfirmasi Jatengnews.id.

Akibat kejadian itu, satu orang pekerja dinyatakan meninggal dunia. Korban diketahui bernama Muhammad Bryan Febryantoro (21), warga Rayungkusuman, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

“Satu orang meninggal dunia. Saat ini masih dalam proses inventarisasi, korban berada di RS Tugu,” kata Aliet.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Polisi bersama tim terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.

“Anggota masih di TKP. Penanganan awal sudah dilakukan, laporan lengkap menyusul,” tambahnya.

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang juga langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Kondisi masih dalam penanganan. Nanti kami informasikan kembali setelah proses pemadaman selesai,” ujar Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono.

Warga Mengira Terjadi Gempa

Ledakan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga membuat warga sekitar panik. Getaran yang ditimbulkan begitu kuat hingga banyak warga mengira telah terjadi gempa bumi.

Salah seorang warga, Mulyani (53), mengaku terkejut saat mendengar dentuman keras dari arah pabrik.

“Saya enggak tahu itu gas atau apa, tapi ledakannya besar sekali. Keras sampai sengnya terbang. Dari luar juga kelihatan jelas,” ujarnya.

Menurut Mulyani, dentuman itu disertai getaran yang terasa hingga rumah-rumah di sekitar lokasi.

“Dari sini kerasa sekali, kayak ‘boom’ gitu. Getar semua, seperti gempa,” katanya.

Ia juga mendengar informasi bahwa bangunan pabrik di sebelah lokasi ledakan mengalami kerusakan akibat kuatnya tekanan ledakan.

“Itu yang di pabrik sebelah sampai temboknya retak, katanya,” ungkapnya.

Suasana di sekitar lokasi pun sempat mencekam. Sejumlah karyawan berhamburan keluar sambil berteriak meminta pertolongan, sedangkan warga berbondong-bondong keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara ledakan.

“Dampaknya besar. Karyawannya pada kena semua, mereka teriak-teriak. Semua warga juga kaget. Saya saja sampai merinding. Langsung pada bilang, ‘kenapa itu, Allahuakbar’,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab ledakan. Sementara itu, proses penanganan di lokasi terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman. (01).

Penulis: Muhammad Kamal
Editor: Shodiqin

Exit mobile version