Beranda Daerah Pemadaman Listrik Semarang Siang Ini, PLN Lakukan Perbaikan Darurat Jaringan yang Rusak

Pemadaman Listrik Semarang Siang Ini, PLN Lakukan Perbaikan Darurat Jaringan yang Rusak

Pemadaman dilakukan untuk mendukung pekerjaan darurat berupa penggantian komponen jaringan listrik yang mengalami kerusakan akibat gangguan hewan

pemadaman listrik semarang
Ilustrasi pemadaman listrik Semarang siang ini Jumat 3 Juli 2026. (Foto: AI)

SEMARANG, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Jumat (3/7/2026) siang. Pemadaman dilakukan untuk mendukung pekerjaan darurat berupa penggantian komponen jaringan listrik yang mengalami kerusakan akibat gangguan hewan.

PLN menjelaskan, pekerjaan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan petugas sekaligus mengamankan aset kelistrikan agar pasokan listrik dapat kembali normal dan andal.

Pemadaman dimulai pada pukul 11.38 WIB dengan estimasi berlangsung sekitar 60 menit. Adapun wilayah yang terdampak meliputi Jalan Tembalang Selatan, Jalan Graha Sapta, Jalan Jatimulyo, Perumda Tembalang, sebagian Jalan Banjarsari, Jalan Banjarsari Selatan, Jalan Nirwanasari, Jalan Tlogosari, Jalan Gondang Barat, sebagian Jalan Mulawarman Raya, serta kawasan sekitarnya.

PLN menyampaikan bahwa aliran listrik akan dinormalkan kembali setelah seluruh proses perbaikan selesai dan kondisi jaringan dipastikan aman untuk dioperasikan.

Pelanggan di wilayah terdampak diharapkan dapat memaklumi ketidaknyamanan akibat pemadaman sementara tersebut.

Selain itu, PLN juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan ketenagalistrikan. Warga diminta tidak mendirikan bangunan, tiang antena, maupun baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik dengan menjaga jarak aman minimal tiga meter.

Masyarakat juga diimbau tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, tidak melempar benda asing ke arah jaringan listrik, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan atau kondisi jaringan yang membahayakan. (01).

Penulis: Shodiqin
Sumber: PLN ULP Semarang Selatan

Exit mobile version