Beranda Pariwisata Kunjungan Wisata Karanganyar Turun, Penguatan Promosi Digital dan Inovasi Destinasi Jadi Solusi

Kunjungan Wisata Karanganyar Turun, Penguatan Promosi Digital dan Inovasi Destinasi Jadi Solusi

melemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi menurunnya jumlah kunjungan wisata.

Air Terjun Jumog di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar (Foto:ist)

KARANGANYAR, Jatengnews.id – Penurunan tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Karanganyar selama periode Lebaran dan liburan sekolah 2026 menjadi perhatian berbagai pihak.

Kondisi tersebut dinilai perlu segera diatasi melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, perbaikan infrastruktur, hingga penyelenggaraan berbagai event wisata yang mampu menarik minat wisatawan.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, mengatakan melemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi menurunnya jumlah kunjungan wisata. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengelola objek wisata, tetapi juga sektor perhotelan, rumah makan, dan pelaku UMKM di kawasan wisata.

“Pemerintah perlu memperkuat promosi digital, meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan, memperbanyak event wisata, serta mengembangkan paket wisata terintegrasi agar kunjungan wisatawan ke Karanganyar kembali meningkat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bagus, promosi digital harus menjadi strategi utama dengan memanfaatkan media sosial resmi pariwisata, konten kreatif, serta kolaborasi dengan influencer dan media. Selain itu, kalender event wisata perlu dipublikasikan jauh hari agar wisatawan dapat merencanakan kunjungannya.

Ia juga menilai penyelenggaraan festival budaya, kuliner, seni tradisional, maupun olahraga alam secara rutin dapat menjadi daya tarik tambahan sekaligus meningkatkan tingkat hunian hotel dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, peningkatan kualitas infrastruktur menuju kawasan wisata juga dinilai penting. Perbaikan jalan, penambahan petunjuk arah, area parkir, toilet, tempat istirahat, serta peningkatan konektivitas transportasi akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Selain itu, pengembangan paket wisata terintegrasi yang menggabungkan wisata alam, budaya, sejarah, dan kuliner dinilai mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan di Karanganyar. Sinergi antara pengelola objek wisata, hotel, restoran, dan pelaku UMKM juga perlu terus diperkuat.

Kepala Desa Tunggul Rejo sekaligus pengelola wisata BUMDes, Parno Karyo Sumarto, menilai promosi melalui media sosial lebih efektif dibandingkan hanya mengikuti pameran atau expo.

“Expo itu penting, tetapi yang hadir biasanya pelaku wisata. Sementara target wisatawan belum banyak tersentuh,” katanya.

Ia menambahkan kerja sama dengan kreator konten dan influencer dapat memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi wisata Karanganyar di kalangan wisatawan muda.

Sementara itu, Kepala Disparpora Karanganyar, Yopi Ekojati Wibowo, mengatakan pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui pelatihan bagi pengelola destinasi, pemandu wisata, pedagang, dan pelaku UMKM. Menurutnya, penerapan prinsip Sapta Pesona harus terus diperkuat agar wisatawan memperoleh pengalaman yang aman, nyaman, bersih, dan berkesan.

“Kami juga membentuk komunitas wisata berbasis masyarakat di sejumlah kawasan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata Karanganyar,” ujarnya.

Selain memperkuat promosi dan pelayanan, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai program seperti pengembangan desa wisata, pemberian ruang lebih luas bagi UMKM lokal, hingga penyusunan paket promosi berupa tiket bundling dan potongan harga pada periode tertentu.

Pemerintah juga akan melakukan evaluasi berbasis data melalui survei terhadap wisatawan untuk mengetahui penyebab utama penurunan kunjungan. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap sektor pariwisata Karanganyar kembali bergairah, mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penulis : Iwan Iswanda

Editor : Jaka N

Exit mobile version