SEMARANG, Jatengnews.id — Panitia Muria Trail Run 2026 menggelar Road to Muria Trail Run di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Sabtu (4/7/2026), sebagai rangkaian promosi menjelang penyelenggaraan ajang lari lintas alam tersebut di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus, pada 1–2 Agustus 2026.
Sebanyak 100 pelari dari 13 komunitas lari dan trail run mengikuti kegiatan tersebut. Acara dibuka sekaligus diikuti oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno.
Peserta lebih dahulu mengikuti fun run sejauh lima kilometer sebelum diperkenalkan dengan konsep serta pengalaman yang ditawarkan Muria Trail Run 2026.
Sumarno mengatakan, semakin banyaknya penyelenggaraan trail run di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengembangkan sport tourism.
“Kita penginnya nanti di seluruh Jawa Tengah ada event trail run. Ini bagian kita untuk pengembangan sport tourism di Jawa Tengah,” kata Sumarno.
Ia juga mengajak komunitas lari untuk turut meramaikan Muria Trail Run 2026 yang akan digelar di lereng Gunung Muria.
Event Director Muria Trail Run 2026, Yuda Kristiawan, mengatakan Road to Muria Trail Run di Semarang merupakan lanjutan rangkaian promosi setelah sebelumnya dua kali diselenggarakan di Kudus.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan Muria Trail Run kepada komunitas lari di Semarang dan sekitarnya sekaligus mengajak lebih banyak pelari berpartisipasi.
Yuda menjelaskan, Muria Trail Run mengusung konsep Eco Green Sport Tourism dengan tema Stride for Sustainability, yang memadukan olahraga, pariwisata, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di kawasan lereng Gunung Muria.
“Event ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga mengangkat isu konservasi lingkungan. Kami ingin peserta menikmati keindahan Muria sekaligus ikut menjaga kelestarian alamnya,” ujarnya.
Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, panitia menargetkan lebih dari 500 peserta atau meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Hingga awal Juli, sekitar 80 persen kuota telah terisi, sementara pendaftaran masih dibuka hingga 18 Juli 2026.
Muria Trail Run 2026 menyediakan kategori 8K, 15K, 30K, dan 45K. Selain itu, tersedia kategori master untuk nomor 30K dan 45K bagi pelari berusia 40 tahun ke atas.
Tahun ini, penyelenggaraan mengusung tema “Hajatan Rahtawu”, yang menghadirkan suasana pesta kampung melalui kuliner khas, dekorasi tradisional, serta keterlibatan aktif masyarakat setempat.
Yuda mengatakan konsep tersebut dirancang agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga, mulai dari penyediaan penginapan, transportasi, konsumsi, hingga berbagai kebutuhan operasional acara.
“Kami ingin melibatkan sebanyak-banyaknya warga sehingga warga tidak hanya menonton tapi juga terlibat langsung sehingga dampak ekonominya akan lebih terasa,” katanya.
Selain itu, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh peserta akan mendapatkan perlindungan asuransi, sementara panitia terus mengampanyekan prinsip safety first, termasuk mengimbau peserta memilih kategori lomba sesuai kemampuan fisik masing-masing.
Penulis : Jaka N
Editor : Shodiqin
