
SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang mulai memasuki tahapan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, optimistis dokumen tersebut akan memperoleh persetujuan dari DPRD setelah melalui proses pembahasan.
Optimisme itu disampaikan Agustina usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang, Senin (6/7/2026). Menurutnya, kinerja Pemerintah Kota Semarang selama 2025 merupakan buah dari kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Ini merupakan tahapan awal untuk meminta persetujuan DPRD. Setelah melalui pembahasan, mudah-mudahan Raperda ini dapat disetujui karena berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kota Semarang merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemkot dan DPRD,” ujar Agustina.
Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang dinilai bekerja cepat dan profesional dalam menyelesaikan laporan keuangan daerah setelah proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kinerja tersebut kembali membuahkan hasil membanggakan. Pemerintah Kota Semarang sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk yang ke-10 kalinya secara berturut-turut, sebagai indikator pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.
“Saya mengapresiasi seluruh ASN yang bergerak cepat menyusun dan merampungkan laporan. Hasil pemeriksaan BPK juga sangat membanggakan karena Kota Semarang kembali memperoleh opini WTP selama 10 tahun berturut-turut,” katanya.
Meski berhasil mempertahankan prestasi tersebut, Agustina menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang tidak ingin berpuas diri. Berbagai langkah pembenahan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik.
Menurutnya, pengalaman dan inovasi dari berbagai daerah akan menjadi bahan pembelajaran agar pembangunan Kota Semarang semakin efektif. Pengembangan ruang terbuka hijau, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga digitalisasi layanan publik menjadi sejumlah fokus yang akan terus didorong.
“Kami akan terus belajar dari berbagai daerah yang telah berhasil menghadirkan inovasi. Harapannya, Kota Semarang bisa semakin maju dengan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara