Beranda Daerah Cuaca Jawa Tengah 8 Juli 2026: Mayoritas Cerah Berawan, Ingatkan Potensi Kebakaran...

Cuaca Jawa Tengah 8 Juli 2026: Mayoritas Cerah Berawan, Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada 8 Juli 2026 didominasi cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, disertai peringatan potensi kebakaran hutan dan lahan.

Cuaca Jawa Tengah 8 Juli 2026. (Foto : AI)
Cuaca Jawa Tengah 8 Juli 2026. (Foto : AI)

SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu (8/7/2026) didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sejak pagi hingga siang hari.

Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diprakirakan masih cerah berawan hingga berawan. Namun, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan ringan yang tidak merata di sebagian wilayah Jawa Tengah bagian timur serta daerah dataran tinggi.

Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kondisi cuaca yang cenderung kering di sejumlah wilayah.

BMKG mencatat suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 45 hingga 95 persen. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan 5–30 kilometer per jam, bahkan mencapai 35 kilometer per jam di beberapa daerah.

Sejumlah kota diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan, di antaranya Semarang, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Grobogan, Jepara, Demak, Brebes, Surakarta, dan Tegal.

Sementara itu, kondisi berawan diprakirakan terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Karanganyar, Kudus, Ungaran, Temanggung, Salatiga, Slawi, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Blora, Rembang, Pati, Kendal, Batang, Kajen, serta Pekalongan.

BMKG mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini. Pengguna jalan juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan, terutama pada sore hingga malam hari.

Di sisi lain, masyarakat di wilayah yang mengalami cuaca kering diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Penulis  : Alif Nazzala Rizqi

Editor    : Jaka Nuswantara


Exit mobile version