Beranda Ekonomi 17 Merek Otomotif Berebut Pasar di Semarang Auto Show 2026, Targetkan Ratusan...

17 Merek Otomotif Berebut Pasar di Semarang Auto Show 2026, Targetkan Ratusan Penjualan

Puluhan kendaraan baik bermesin konvensional dan mobil listrik dipamerkan dalam ajang tersebut.

Perwakilan dealer bersama sama membuka Semarang Auto Show 2026 di Mal 23 Semarang
Perwakilan dealer bersama sama membuka Semarang Auto Show 2026 di Mal 23 Semarang (Foto:ist)

SEMARANG, Jatengnews.id – Persaingan industri otomotif semakin terasa di Semarang Auto Show 2026. Sebanyak 17 merek mobil dan satu merek sepeda motor memanfaatkan pameran yang digelar di Main Atrium Lantai 1 Mal 23 Semarang pada 13–19 Juli 2026 untuk memburu penjualan sekaligus memperkenalkan kendaraan berteknologi terbaru kepada masyarakat.

Puluhan kendaraan baik bermesin konvensional dan mobil listrik dipamerkan dalam ajang tersebut. Selain menghadirkan model terbaru, setiap merek juga menawarkan beragam promo mulai dari cashback, garansi seumur hidup, bunga ringan hingga bonus pembelian untuk menarik minat konsumen.

Penyelenggara Semarang Auto Show dari Prisma8, Winda, mengatakan penyelenggaraan tahun ini diikuti 24 unit display kendaraan dengan dominasi teknologi elektrifikasi yang tengah berkembang di Indonesia.

“Kami menargetkan 150 SPK selama pameran berlangsung dan optimistis target tersebut tercapai karena banyak promo menarik serta kehadiran produk-produk terbaru,” katanya Senin (13/7/2026).

Menurut Winda, Mal 23 dipilih karena dinilai mampu menjangkau lebih banyak pengunjung sekaligus menjadi lokasi yang representatif untuk penyelenggaraan pameran otomotif.

“Mal 23 merupakan pusat perbelanjaan baru dengan tingkat kunjungan yang tinggi dan memiliki hall terbesar di Semarang sehingga sangat mendukung penyelenggaraan event seperti ini,” ujarnya.

Tren kendaraan ramah lingkungan menjadi salah satu daya tarik utama dalam pameran kali ini. Sejumlah merek membawa mobil listrik maupun hybrid dengan berbagai penawaran khusus.

Branch Manager BYD Arista Semarang, Sigit Bayu, memperkenalkan BYD M6 DM yang mengusung teknologi dual mode atau plug-in hybrid.

“Teknologi ini berbeda dengan hybrid biasa karena dapat menggunakan tenaga listrik sekaligus melakukan pengisian daya melalui mesin ketika diperlukan,” paparnya.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat meski pasar plug-in hybrid di Semarang masih dalam tahap berkembang.

“Kami juga menyiapkan berbagai promo menarik dan dukungan pembiayaan dari sejumlah lembaga finance untuk memudahkan konsumen memiliki kendaraan elektrifikasi,” tambahnya.

Sedangkan Suzuki pada pameran ini membawa New XL7 Hybrid Kuro sebagai salah satu produk utama selama even.

“Kami menargetkan 20 SPK karena model hybrid masih menjadi salah satu produk favorit masyarakat saat ini,” ujar Branch Manager Suzuki Semarang, Sony.

Sementara Wuling menampilkan dua mobil listrik andalannya, yakni Binguo EV dan Air ev.

“Kami menawarkan program free service serta garansi seumur hidup untuk tiga komponen utama kendaraan listrik,” kata Rizky, perwakilan Wuling Semarang.

Wuling menargetkan mampu membukukan penjualan sekitar 10 hingga 15 unit selama pameran berlangsung.

Selain kendaraan elektrifikasi, merek premium juga memanfaatkan Semarang Auto Show sebagai momentum meningkatkan penjualan. BMW Semarang menargetkan lima surat pemesanan kendaraan (SPK) dengan mengandalkan BMW 330.

“Kami menargetkan lima SPK dengan mengandalkan BMW 330 yang menjadi salah satu model terlaris serta menawarkan free service lima tahun dan perlindungan ban selama dua tahun,” ujar Arif.

Mazda Semarang membawa Mazda CX-5 dan CX-60 dengan berbagai program promosi.

“Pembelian Mazda CX-5 selama pameran akan mendapatkan cashback, iPhone 17 Pro, voucher BBM 1.000 liter, serta gratis perawatan hingga lima tahun atau 150 ribu kilometer,” kata Ronald.

Ia berharap penjualan Mazda dapat mencapai sedikitnya satu unit setiap hari selama pameran.

Persaingan juga datang dari pabrikan asal China yang semakin agresif memperluas pasar di Indonesia. Untuk Chery Semarang menghadirkan Chery J6T dengan garansi seumur hidup.

“Kami membawa Chery J6T dengan program garansi seumur hidup sehingga konsumen tidak perlu khawatir dengan biaya kepemilikan jangka panjang,” jelas Ardianto.

Selain itu, Chery membuka pemesanan produk terbaru. “Cukup dengan booking fee Rp5 juta, konsumen bisa mendapatkan berbagai benefit dengan nilai mencapai Rp40 juta,” ungkapnya.

Sementara itu Geely Semarang menargetkan penjualan 10 unit selama pameran. Untuk Jetour menawarkan kendaraan dengan jarak tempuh hingga 1.200 kilometer.

“Kami menawarkan harga promo khusus dan kemampuan jelajah hingga 1.200 kilometer melalui kombinasi baterai penuh dan tangki bahan bakar penuh,” ujar Suhar Ari Santoso perwakilan Jetour.

GWM Semarang juga optimistis dapat memenuhi target penjualan melalui kendaraan SUV premium yang dipamerkan.

“Kami menargetkan 10 SPK selama pameran dengan mengandalkan produk unggulan yang memiliki performa dan kemampuan jelajah tinggi,” pungkas Alen.

Semarang Auto Show 2026 berlangsung hingga 19 Juli mendatang. Selain menjadi ajang peluncuran produk baru, pameran ini juga menjadi barometer persaingan industri otomotif di Jawa Tengah, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi.

Penulis : Jaka N

Editor : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version