Beranda Daerah Hari Pertama MPLS di SMA Negeri 1 Kemalang Klaten, Siswa Antusias Kini...

Hari Pertama MPLS di SMA Negeri 1 Kemalang Klaten, Siswa Antusias Kini Tak Perlu Sekolah Jauh

Sekolah negeri yang baru diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada 19 Mei 2026 itu mulai menerima siswa baru yang mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Suasana hari pertama MPLS di SMAN 1 Kemalang Klaten (Foto:ist)
Suasana hari pertama MPLS di SMAN 1 Kemalang Klaten (Foto:ist)

KLATEN, Jatengnews.id – Suasana penuh semangat mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kemalang, Kabupaten Klaten, Senin (13/7/2026).

Sekolah negeri yang baru diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada 19 Mei 2026 itu mulai menerima siswa baru yang mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Sebanyak 108 siswa baru mengikuti MPLS perdana di sekolah tersebut. Kehadiran SMA Negeri 1 Kemalang disambut antusias masyarakat karena mempermudah akses pendidikan bagi warga di wilayah lereng Gunung Merapi yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk bersekolah di SMA negeri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 1 Kemalang, Arik Sulistyorini, mengatakan para siswa tampak bersemangat saat memasuki lingkungan sekolah pada hari pertama.

“Anak-anak merasa senang, gembira, dan antusias sekali memasuki halaman SMA Negeri 1 Kemalang,” kata Arik.

Ia menjelaskan seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), mulai dari pembuatan akun, verifikasi, pendaftaran hingga daftar ulang, berjalan lancar. Selain menerima 108 siswa, pihak sekolah juga memberikan kesempatan kepada 12 siswa dari Desa Tegalmulyo, Balerante, Panggang, dan Sidorejo yang belum mendapatkan sekolah setelah proses daftar ulang selesai.

Menurut Arik, langkah tersebut diambil agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Anak-anak itu tetap kami tampung agar tetap bisa belajar. Kami tidak ingin ada anak yang putus sekolah,” ujarnya.

Mayoritas peserta didik berasal dari Kecamatan Kemalang, Karangnongko, Manisrenggo, hingga Polanharjo. Seluruh kegiatan belajar mengajar nantinya menggunakan Kurikulum Merdeka dengan mengedepankan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Untuk menunjang proses pembelajaran, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai fasilitas, antara lain tiga ruang kelas, laboratorium fisika, ruang guru, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, toilet, serta jaringan air bersih.

“Dengan adanya gedung SMA Negeri 1 Kemalang ini, sangat membantu warga sekitar Tlogowatu, Tegalmulyo, Balerante, dan Kemalang pada umumnya,” kata Arik.

Salah satu siswa Safa Hana Khafita berharap keberadaan SMA Negeri 1 Kemalang dapat meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah Kemalang.

Hal serupa disampaikan Dhea Noviyanti, siswa asal Desa Tegalmulyo. Ia mengaku menikmati hari pertama mengikuti MPLS.

Sementara itu, Alviano Rizky Fernando menilai kehadiran sekolah negeri baru ini menjadi solusi bagi keluarga yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan menengah negeri.

“Kalau ke swasta biayanya mahal. Di sini gratis karena negeri, dan dekat dari rumah. Terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pemprov Jawa Tengah, yang sudah memberikan fasilitas ini. Semoga SMA Negeri 1 Kemalang bisa semakin maju,” katanya.

Rasa syukur juga disampaikan para orang tua siswa. Salah satunya Rosanti, warga Desa Tlogowatu, yang kini dapat mengantar dan mengawasi anaknya lebih mudah karena lokasi sekolah hanya berjarak sekitar lima menit dari rumah.

“Kalau dulu harus ke Karangnongko jauh. Kalau tidak diterima di negeri, ya terpaksa ke swasta, biayanya lebih mahal. Sekarang sangat membantu. Terima kasih Pak Gubernur sudah membangun SMA di desa kami. Sekolahnya bagus,” ujar Rosanti.

Penulis : Jaka N

Editor : Shodiqin

Exit mobile version