SEMARANG, Jatengnews.id – Ada kabar baik untuk masyarakat yang berencana menghabiskan akhir pekan di berbagai destinasi wisata Jawa Tengah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar objek wisata sejarah dan wisata kota di provinsi ini akan menikmati cuaca cerah pada Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, kondisi cuaca cerah diperkirakan berlangsung sejak pagi hingga malam di sejumlah destinasi favorit. Hanya beberapa lokasi di kawasan pegunungan yang berpotensi mengalami cuaca cerah berawan.
Destinasi yang diprediksi cerah sepanjang hari antara lain Candi Borobudur di Magelang, Lawang Sewu Semarang, Masjid Agung Demak, Museum Manusia Purba Sangiran, Taman Balekambang Surakarta, Saloka Park Kabupaten Semarang, Benteng Pendem Cilacap, Museum Batik Pekalongan, hingga Keraton Kasunanan Surakarta.
Sementara itu, kawasan wisata dataran tinggi seperti Candi Gedong Songo di Kabupaten Semarang dan Pikatan Water Park Temanggung diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan dengan udara yang lebih sejuk dibanding wilayah lain.
Suhu udara di objek wisata Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 12 hingga 34 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di Pikatan Water Park Temanggung, sedangkan suhu tertinggi berpotensi mencapai 34 derajat Celsius di Lawang Sewu Semarang, Taman Balekambang Surakarta, dan Keraton Kasunanan Surakarta.
Cuaca yang didominasi sinar matahari diperkirakan mendukung berbagai aktivitas wisata, mulai dari berburu foto, wisata sejarah, hingga rekreasi keluarga. Meski demikian, pengunjung tetap disarankan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, membawa air minum yang cukup, serta memantau perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Prakiraan cuaca ini berlaku mulai Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Minggu, 19 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat berwisata di kawasan pegunungan.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara
