Beranda Otomotif Mekanik Honda Ungkap Rahasia Motor Tetap Prima, Rutin Servis dan Ganti Oli...

Mekanik Honda Ungkap Rahasia Motor Tetap Prima, Rutin Servis dan Ganti Oli Jadi Kunci

Kalau dari kami disarankan servis setiap dua bulan sekali atau setiap 2.000 kilometer. Untuk penggantian oli juga setiap 2.000 kilometer

Salah satu mekanik Taruna Jaya melakukan servis berkala terhadap kendaraan miliknya. (Foto : Alif)
Salah satu mekanik Taruna Jaya melakukan servis berkala terhadap kendaraan miliknya. (Foto : Alif)

KARANGANYAR, Jatengnews.id– Perawatan berkala menjadi faktor penting untuk menjaga performa sepeda motor Honda tetap optimal, aman digunakan, sekaligus memperpanjang usia pakai kendaraan.

Karena itu, pemilik motor tidak hanya perlu memperhatikan kondisi mesin, tetapi juga rutin memeriksa berbagai komponen penting lainnya.

Kepala Mekanik Taruna Jaya Karanganyar, Agung, mengatakan pemeriksaan rutin sebaiknya dilakukan pada sejumlah komponen utama, seperti sistem kelistrikan, lampu utama dan lampu sein, kondisi oli mesin, hingga sistem pengereman.

“Yang paling utama itu kelistrikan, penerangan, sein, oli, dan pengereman. Itu yang harus rutin diperiksa,” ujarnya.

Menurut Agung, servis berkala idealnya dilakukan setiap dua bulan sekali atau setelah kendaraan menempuh jarak sekitar 2.000 kilometer. Pada interval tersebut, pemilik kendaraan juga disarankan mengganti oli mesin agar performa tetap terjaga dan komponen mesin lebih awet.

“Kalau dari kami disarankan servis setiap dua bulan sekali atau setiap 2.000 kilometer. Untuk penggantian oli juga setiap 2.000 kilometer,” jelasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini keluhan konsumen terhadap sepeda motor Honda relatif minim. Namun, ada sebagian pengguna yang mengeluhkan tenaga motor terasa kurang saat digunakan di medan tertentu.

Menurutnya, kondisi tersebut umumnya bukan disebabkan kerusakan kendaraan, melainkan karena penggunaan motor yang tidak sesuai dengan karakteristik dan kapasitas mesinnya.

Sebagai contoh, Honda BeAT yang mengusung mesin sekitar 110 cc akan terasa kurang bertenaga ketika digunakan di kawasan pegunungan seperti Tawangmangu yang memiliki banyak tanjakan dan jalan berkelok.

“Kalau dipakai di daerah seperti Tawangmangu yang jalannya naik turun, motor dengan kapasitas mesin kecil memang terasa kurang bertenaga. Jadi itu lebih karena segmen dan peruntukan motornya,” katanya.

Agung mengimbau seluruh pengguna sepeda motor Honda untuk disiplin menjalani servis berkala di bengkel resmi serta rutin mengecek kondisi oli mesin. Menurutnya, perawatan yang konsisten tidak hanya menjaga performa kendaraan tetap prima, tetapi juga memberikan kenyamanan dan meningkatkan keselamatan saat berkendara.

“Rajin-rajin cek oli dan servis kendaraan secara rutin agar motor tetap prima dan selamat di jalan,” pungkasnya.

Penulis : Alif Nazzala Rizqi

Editor    : Jaka Nuswantara

Exit mobile version