Beranda Daerah Gudang Pabrik Sandal PT Porto di Kebakramat Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gudang Pabrik Sandal PT Porto di Kebakramat Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berdasarkan informasi awal, api pertama kali muncul dari area gudang penyimpanan bahan pembuatan sandal

Gudang pabrik milik PT Porto terbakar. Istimewa.
Gudang pabrik milik PT Porto di Kebakramat karanganyar terbakar. (Foto: dok)

KARANGANYAR, Jatengnews.id – Kebakaran melanda gudang pabrik sandal PT Porto di Kecamatan Kebakramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/7/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik, meski penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolsek Kebakramat, Iptu Marindra, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 08.45 WIB dari petugas keamanan (satpam) perusahaan.

“Pada pukul 08.45 WIB kami menerima laporan dari satpam bahwa terjadi percikan api di sisi barat belakang PT Porto, pabrik sandal yang berada di selatan SPBU Waru,” ujar Iptu Marindra.

Berdasarkan informasi awal, api pertama kali muncul dari area gudang penyimpanan bahan pembuatan sandal. Banyaknya material berbahan plastik di lokasi membuat kobaran api dengan cepat membesar.

“Untuk informasi awal, diduga berasal dari korsleting listrik di sisi barat belakang gudang sandal. Namun penyebab pastinya masih kami dalami,” jelasnya.

Meski api sempat menghanguskan sebagian gudang, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Untuk sementara tidak ada korban. Selanjutnya kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan,” tambahnya.

Proses penanganan kebakaran melibatkan personel Polsek Kebakramat, Polres Karanganyar, tim rescue, unsur intelijen, serta relawan yang bersama-sama melakukan pemadaman dan pengamanan di lokasi kejadian.

Sementara itu, petugas keamanan PT Porto, Tika, mengungkapkan bahwa saat kebakaran terjadi dirinya tengah melakukan patroli rutin di sekitar area pabrik.

Saat berpatroli, ia melihat kepulan asap hitam membumbung dari arah gudang penyimpanan bahan baku. Ketika mendekati lokasi, gudang tersebut sudah dilalap api.

Tika kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada pimpinan perusahaan.

“Kobaran api sangat cepat membakar gudang. Bersama karyawan kami sempat berusaha memadamkan api, tetapi tidak berhasil. Petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, BPBD, dan para relawan yang tiba di lokasi kemudian langsung melakukan pemadaman,” tandasnya. (Iwan).

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Shodiqin

Exit mobile version