SEMARANG, Jatengnews.id– Cuaca di Kota Semarang diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang Senin (20/7/2026).
Sementara itu, sejumlah wilayah pegunungan di Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan ringan pada sore hingga awal malam.
Prakiraan tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang yang berlaku mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
Di Kota Semarang, cuaca pada pagi hingga siang hari diprediksi cerah. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi berubah menjadi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 27–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 45–80 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–30 kilometer per jam.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG pada pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca di Semarang berada dalam keadaan cerah berawan. Suhu udara tercatat 23,8 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 90 persen, sedangkan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 4 kilometer per jam.
Secara umum, cuaca di Jawa Tengah pada pagi hingga siang hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Namun, pada sore hingga awal malam terdapat potensi hujan ringan yang terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
Beberapa daerah yang diperkirakan berpotensi diguyur hujan ringan antara lain Purbalingga, Banjarnegara, Kabupaten Magelang, Temanggung, Kajen, dan Pemalang. Sementara wilayah lainnya seperti Semarang, Surakarta, Tegal, Pekalongan, Demak, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Kendal, Batang, Cilacap, Purwokerto, hingga Purworejo umumnya diprediksi cerah berawan atau berawan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat dominasi cuaca kering pada musim kemarau.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar 0,5–2,5 meter. Sementara di Perairan Selatan Jawa Tengah, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,25–2,5 meter sehingga nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran diminta tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


