SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Fujian, Tiongkok, memperkuat hubungan bilateral melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) di bidang investasi, perdagangan, dan pertukaran pemuda. Kesepakatan tersebut diharapkan semakin mendorong arus investasi serta membuka peluang ekspor produk unggulan Jawa Tengah ke Tiongkok.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gumaya Tower, Kota Semarang, Rabu (22/7/2026), dan disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno mewakili Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Fujian Zhao Zenglian.
Kesepakatan pertama ditandatangani antara Dinas Penanaman Modal Provinsi Jawa Tengah dan Departemen Perdagangan Provinsi Fujian. Ruang lingkup kerja sama mencakup peningkatan komunikasi antarpelaku usaha, fasilitasi promosi investasi dan perdagangan, pemanfaatan pameran dagang, perlindungan kepentingan perusahaan, pertukaran informasi, hingga pembentukan Joint Liaison Group untuk mengawal implementasi kerja sama.
Selain itu, Pemprov Jateng dan Pemerintah Fujian juga menyepakati program pertukaran pemuda (youth exchange) yang ditandatangani Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama (Pemotdaker) Setda Jateng bersama Kepala Biro Kerja Sama Internasional Provinsi Fujian. Program tersebut akan digelar setiap tahun selama sekitar 10 hari sebagai wadah pembelajaran di berbagai sektor strategis.
Wakil Gubernur Fujian Zhao Zenglian mengatakan kunjungannya ke Jawa Tengah bertujuan memastikan berbagai kerja sama yang telah disepakati berjalan sesuai rencana, termasuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
“Tujuan perjalanan kali ini lebih fokus pada realisasi kesepakatan kedua negara. Kunjungan ini sangat berhasil. Di KITB kami melihat komunikasi dengan perusahaan dan tenant di kawasan industri sudah berjalan sangat baik,” ujar Zhao.
Menurutnya, KITB menjadi bagian penting dari pengembangan Two Countries Twin Parks antara Indonesia-Tiongkok, khususnya kerja sama Jawa Tengah dan Fujian, yang akan memberikan manfaat ekonomi bagi kedua belah pihak.
Sementara itu, Sekda Jateng Sumarno berharap investasi dari Fujian tidak hanya terfokus di KITB, tetapi juga menjangkau berbagai kawasan industri lain yang tersebar di Jawa Tengah.
“Tidak hanya KITB, Jawa Tengah memiliki banyak kawasan industri. Kerja sama investasi dan perdagangan dari Fujian sangat kami harapkan untuk terus berkembang,” kata Sumarno.
Ia juga berharap semakin banyak produk unggulan Jawa Tengah, seperti hasil perikanan, pertanian, dan produk UMKM, dapat menembus pasar Fujian maupun Tiongkok.
“Pemprov Jawa Tengah berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor dari Fujian. Ini menjadi wujud persaudaraan yang semakin kuat dan harus diwujudkan melalui lebih banyak kerja sama yang nyata,” pungkasnya.
Penulis : Jaka N
Editor : Shodiqin
