SEMARANG, Jatengnews.id – Investasi peternakan sapi perah berskala besar di Kabupaten Brebes diproyeksikan mampu meningkatkan produksi susu Jawa Tengah hingga 2,4 kali lipat dibandingkan kondisi saat ini.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis proyek tersebut akan memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra produksi susu nasional.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jawa Tengah, drh Andiningtyas Mula Pertiwi, mengatakan tambahan populasi sekitar 30 ribu ekor sapi perah di Brebes akan memberikan kontribusi besar terhadap pasokan susu.
“Nantinya, ketika sudah berjalan, tentu akan memberi nuansa baru. Karena populasi sapi perah di sana nantinya sekitar 30 ribu ekor, dan produksinya mencapai 180 ribu ton per tahun. Proyeksinya akan ada peningkatan sekitar 2,4 kali lipat dari tahun sekarang,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Saat ini, Jawa Tengah menjadi produsen susu terbesar ketiga di Indonesia dengan produksi sekitar 75 ribu ton per tahun. Sentra peternakan sapi perah tersebar di Boyolali, Kabupaten Semarang, Salatiga, Banyumas, Wonosobo, Temanggung, dan Banjarnegara.
Untuk menjaga produktivitas ternak selama musim kemarau, Pemprov Jateng juga mendorong peternak memanfaatkan teknologi silase sebagai cadangan pakan hijauan.
“Kami memberikan pelatihan bimtek kepada para peternak. Silase ini merupakan salah satu cara mengolah pakan hijauan, dengan menyimpannya dalam kondisi anaerob,” kata Andiningtyas.
Selain memastikan ketersediaan pakan, pemerintah juga memperkuat dukungan melalui pengajuan bantuan pompa air, vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK), pemberian booster, pengawasan biosekuriti, serta layanan kesehatan hewan keliling (Healing) guna menjaga kesehatan sapi perah dan stabilitas produksi susu di Jawa Tengah.
Penulis : Jaka N
Editor : Shodiqin
