KARANGANYAR, Jatengnews.id – Minat masyarakat terhadap sepeda motor bekas merek Honda di Kabupaten Karanganyar masih tergolong tinggi.
Kondisi tersebut terlihat dari tingginya permintaan terhadap sejumlah model skutik, terutama Honda Beat dan Honda Scoopy yang hingga kini masih menjadi favorit konsumen.
Hal itu disampaikan Wawan, bagian Operasional dan Sales Marketing Muhari Motor, saat ditemui pada Sabtu (25/7/2026).
Menurut Wawan, karakter pembeli motor bekas Honda cukup beragam. Sebagian konsumen lebih memilih motor keluaran lama karena dikenal memiliki rangka yang kuat, sementara lainnya mencari unit keluaran terbaru yang dinilai lebih irit bahan bakar.
“Kalau yang cari produk dengan rangka kuat biasanya memilih motor tahun-tahun yang lebih lama. Tapi kalau yang mengutamakan irit bahan bakar, mereka lebih banyak mencari motor keluaran 2020 ke atas,” ujarnya.
Dari sisi penjualan, Honda Beat masih menjadi model yang paling cepat terjual (fast moving). Posisi berikutnya ditempati Honda Scoopy yang juga memiliki peminat cukup tinggi.
Sementara itu, untuk segmen skutik premium, Honda PCX menjadi pilihan utama konsumen.
“Kalau untuk segmen high end, yang paling banyak dicari itu PCX,” katanya.
Terkait omzet penjualan, Wawan mengaku jumlahnya tidak bisa dipastikan karena sangat bergantung pada kondisi pasar dan ketersediaan unit.
“Omzet tidak tentu karena mengikuti pergerakan pasar,” ungkapnya.
Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan, Muhari Motor juga menyediakan sejumlah layanan tambahan bagi pembeli motor bekas. Fasilitas tersebut meliputi gratis satu kali penggantian oli sebelum kendaraan dibawa pulang, souvenir bagi pembeli, serta garansi pelayanan selama satu bulan.
Dalam hal transaksi, Muhari Motor saat ini hanya melayani pembelian secara tunai. Meski demikian, bagi konsumen yang ingin menggunakan pembiayaan, pihak dealer dapat membantu melalui kerja sama dengan BMT.
“Kalau kredit, kami bekerja sama dengan BMT. Dari kami transaksinya tetap cash karena sebagian unit yang dijual merupakan titipan dari pemilik, sehingga mereka meminta pembayaran tunai,” jelas Wawan.
Dengan tingginya minat masyarakat dan didukung layanan purna jual yang diberikan, Muhari Motor optimistis permintaan sepeda motor bekas Honda di Karanganyar akan tetap stabil. Skutik seperti Honda Beat dan Honda Scoopy diperkirakan masih menjadi pilihan utama masyarakat berkat konsumsi bahan bakar yang irit, biaya perawatan yang terjangkau, serta kemudahan dalam penggunaan sehari-hari.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara
