SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa (28/7/2026) didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan ringan yang terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya pada sore hingga awal malam.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah.
Untuk Kota Semarang, cuaca pada pagi hingga siang diprakirakan cerah. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi berubah menjadi cerah berawan hingga berawan.
Angin di wilayah Semarang bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–30 km/jam. Suhu udara berkisar antara 24–34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada kisaran 45–75 persen.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG pada pukul 05.30 WIB, kondisi cuaca di Semarang terpantau cerah dengan suhu udara 25,3 derajat Celsius, kelembapan 78 persen, dan angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 8 km/jam.
Secara umum, Jawa Tengah diprakirakan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Sementara itu, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara lokal di kawasan pegunungan seperti Banjarnegara, Wonosobo, Purbalingga, dan Temanggung pada sore hingga awal malam.
Beberapa kota seperti Semarang, Solo, Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Kendal, Batang, Pekalongan, Tegal, dan Cilacap diprakirakan didominasi cuaca cerah berawan atau berawan sepanjang hari.
BMKG juga mencatat suhu udara di Jawa Tengah berkisar 16–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 45–95 persen. Angin umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–35 km/jam.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, BMKG mengimbau untuk tetap menjaga kecukupan cairan tubuh karena suhu siang hari cukup panas. Sementara itu, warga di kawasan pegunungan diharapkan tetap mewaspadai potensi hujan ringan pada sore hingga malam hari.
Di sektor kelautan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar 0,5–2,5 meter, sedangkan di Perairan Selatan Jawa Tengah mencapai 1,25–2,5 meter. Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum berlayar.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara
