Beranda Daerah Bentengi Generasi Muda dari Pinjol dan Judol, KKN UIN Walisongo Gandeng Yonzipur...

Bentengi Generasi Muda dari Pinjol dan Judol, KKN UIN Walisongo Gandeng Yonzipur IV Edukasi Siswa SMK

Melalui edukasi interaktif, mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Yonzipur IV mengajak pelajar memahami risiko pinjaman online, judi online, serta bullying.

KKN UIN WS gelar penyuluhan judol
Penyuluhan bahaya pinjaman online, judi online, dan bullying digelar KKN MIT ke-22 UIN Walisongo bersama Yonzipur IV di Markas Kompi Yonzipur IV, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jumat (24/7/2026) (Foto: Dok KKN).

SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 Posko 60 UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Batalyon TNI Yonzipur IV mengedukasi 177 siswa SMK 2 Islam Sudirman mengenai bahaya pinjaman online, judi online, dan bullying di Markas Kompi Yonzipur IV, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jumat (24/7/2026).

Penyuluhan ini bertujuan membangun kesadaran pelajar agar lebih bijak memanfaatkan teknologi digital.

Penyuluhan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo sekaligus upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya pinjaman online, judi online, serta perilaku bullying yang semakin marak di kalangan remaja.

Selain memberikan edukasi mengenai dampak negatif ketiga persoalan tersebut, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat karakter pelajar agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Serda Pendik menegaskan bahwa kenakalan remaja saat ini bukan lagi persoalan sepele karena telah mengarah pada berbagai tindakan yang berpotensi melanggar hukum.

“Kenakalan remaja saat ini sudah mulai mengarah ke kriminalitas dan hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama karena masa depan bangsa ini ada di pundak generasi muda,” ujar Serda Pendik.

Kegiatan tersebut melibatkan 15 mahasiswa KKN MIT-22 Posko 60 UIN Walisongo Semarang yang terdiri atas enam mahasiswa dan sembilan mahasiswi.

Bersama anggota Batalyon TNI Yonzipur IV, mereka menyampaikan materi edukatif serta membuka ruang diskusi interaktif dengan para peserta.

Salah satu narasumber dari KKN MIT-22 UIN Walisongo, Zaenul Abi, mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

“Hari ini adalah awal bagi kita semua, dan awal dari akhir Indonesia yang suram. Jangan pernah lupa bahwa masa depan bangsa saat ini ada di pundak teman-teman semua,” kata Zaenul Abi.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain menyimak materi, para siswa aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi di era digital.

Narasumber lainnya, Naufal Hanif, menyampaikan apresiasi kepada Batalyon TNI Yonzipur IV atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa KKN untuk berkolaborasi dalam kegiatan edukasi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh anggota Batalyon TNI karena telah memberikan kesempatan kepada kami untuk memperoleh pengalaman yang berharga. Kami berharap pertemuan hari ini menjadi langkah awal bagi kami untuk ikut mencerdaskan nusa dan bangsa,” ujar Naufal Hanif.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN MIT-22 Posko 60 UIN Walisongo Semarang berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai risiko pinjaman online ilegal, judi online, serta dampak bullying.

Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version