Beranda Daerah Keracunan Massal Diduga Karena MBG Terjadi di SMKN 6 Semarang

Keracunan Massal Diduga Karena MBG Terjadi di SMKN 6 Semarang

Salah satu siswa, Milea bukan nama sebenaranya mengaku, MBG dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB.

Suasana SMK Negeri 6 Kota Semarang tampak depan setelah terjadi insiden keracunan massal, Jumat (31/7/2026). (Foto: Kamal)
Suasana SMK Negeri 6 Kota Semarang tampak depan setelah terjadi insiden keracunan massal, Jumat (31/7/2026). (Foto: Kamal)

SEMARANG, Jatengnews.id – Puluhan siswa SMKN 6 Semarang, diduga mengalami keracunan massal makan bergizi gratis (MBG), Jumat (31/7/2026).

Salah satu siswa, Milea bukan nama sebenaranya mengaku, MBG dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB.

“Jam 10 itu mulai ada (yang mengeluh keracunan), makanya terus disuruh pulang itu,” ujarnya.

Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB para siswa dipulangkan lebih awal. Ia menyebutkan, menu MBG yang diberikan pada hari ini tahu dan telur kecap dan susu.

“Kalau yang tadi itu tahunya seperti sudah agak basi gitu,” ucapnya.

Menurutnya, menu bermasalah ini juga terjadi sejak hari sebelumnya dimana ada sayur yang seperti akan basi.

“Kalau kemarin itu ayam rendang, terus sayur singkong gitu, itu (sayurnya) sudah agak-agak basi gitu,” ungkapnya kepada Jatengnews.id.

Kalau dikelasnya ia menyampaikan bahwa hampir satu kelas mengalami sakit perut (mules) dan mual.

“Tadi itu dievakuasi ke UKS dulu, kemudian ada ambulan dan dilarikan ke puskesmas sepertinya,” paparnya.

Milea sendiri, mengaku mengalami mual dan diare sampai harus ke toilet empat kali.

“Sampai keluar masuk kamar mandi gitu, sekarang masih mules cuman aku nggak terlalu parah,” akunya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan II, Haris Wahyudi membenarkan, bahwa ada kejadian dugaan keracunan tersebut.

“Ya betul mas, kami baru saja mendapat laporan dari pihak sekolah ada dugaan keracunan,” ungkapnya saat dihubungi Jatengnews.id dalam sambungan telepon.

Saat ditanya berapa jumlah pastinya, Haris mengaku masih menghitungnya.

“Ada puluhan anak-anak itu yang diare njih rata-rata setelah mengkonsumsi MBG, kejadiannya agak siang tadi jam sepuluhan,” terangnya.

Ia menyampaikan, para korban telah ditangani pihak Puskesmas terdekat. Perihal informasi keracunannya ada yang sejak kemarin malam, ia mengaku belum mendapatkan informasi.

“Kemudian anak-anak yang agak mendingan bisa pulang, jika memang memungkinkan pulang,” tandasnya.

Penulis : M Kamal

Editor : Jaka N

Exit mobile version