Beranda Pendidikan KKN UPGRIS Edukasi Anti-Bullying di SDN 01 Bejalen

KKN UPGRIS Edukasi Anti-Bullying di SDN 01 Bejalen

Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas IV, V, dan VI sebagai upaya menanamkan pemahaman tentang bahaya perundungan serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

KKN UPGRIS
Mahasiswa KKN UPGRIS ketika penyuluhan anti bullying siswa SDN 01 Bejalen Ambarawa (Foto:ist)

KAB SEMARANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar penyuluhan anti-bullying bagi siswa SD Negeri 01 Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas IV, V, dan VI sebagai upaya menanamkan pemahaman tentang bahaya perundungan serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Penyuluhan merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada penguatan karakter peserta didik. Dalam kegiatan itu, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis perundungan, dampak yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Untuk memudahkan siswa memahami materi, mahasiswa KKN menghadirkan simulasi sederhana mengenai perilaku bullying. Simulasi tersebut membantu peserta membedakan tindakan yang termasuk perundungan dan yang bukan.

Kegiatan semakin interaktif melalui permainan edukatif bertema anti-bullying berbasis website. Melalui permainan tersebut, siswa diajak menguji sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta berpartisipasi dalam permainan yang disiapkan. Mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan kepada siswa agar berani mengungkapkan pengalaman maupun kekhawatiran terkait tindakan perundungan.

Salah satu mahasiswa KKN UPGRIS mengatakan penyuluhan tersebut bertujuan menumbuhkan sikap saling menghargai dan kepedulian antarsesama sejak usia dini.

“Kami berharap siswa-siswi SDN 01 Bejalen semakin berani berkata baik, saling menghormati, serta tidak melakukan maupun membiarkan tindakan bullying terjadi di lingkungan sekitar mereka,” ujarnya.

Pihak SD Negeri 01 Bejalen mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan edukasi tentang pencegahan bullying dengan metode yang menarik dan mudah dipahami siswa.

Melalui penyuluhan ini, mahasiswa KKN Berdampak UPGRIS berharap dapat berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak, aman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Penulis : Tim Mahasiswa KKN

Editor : Jaka N

Exit mobile version